Terkini Daerah
Ungkap Sederet Kejanggalan, Ibu Mayat Balita Tanpa Kepala Yakin sang Anak Tak Tewas Dimakan Binatang
Ibunda balita yang tewas tanpa kepala dan organ dalam di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), mengungkap kejanggalan kematian putranya.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Rekarinta Vintoko
"Tercebur terus dimakan binatang, enggak mungkin. Terus (organ) dalamnya pun udah enggak ada."
Sebelumnya, Meli Sari mengaku sempat menemui pencara kondang, Hotman Paris Hutapea.
Ia bahkan datang dari Samarinda ke Jakarta dengan bantuan uang donasi demi menemui Hotman Paris.
Hal itu dilakukan Meli Sari untuk meminta pertolongan Hotman Paris agar mau membantunya mengungkap kematian anak kesayangannya itu.
"Tujuan saya ke sini minta dukungan ke Bang Hotman Paris melalui Mbak Putri (pengacara) juga," terang dia.
"Saya berkat donasi warga Samarinda dan Indonesia ke sini biar dapat dukungan."
Selain itu, kedatangannya ke Jakarta juga untuk mematahkan pernyataan pihak kepolisian yang menyebut kematian Yusuf karena faktor kelalaian.
"Saya ingin tahu aja penyebab kematian anak saya ini apa," ucapnya.
"Karena sampai sekarang ini kan statusnya cuma kelalaian."
Dengan menahan tangis, Meli Sari mengaku ingin mencari kejelasan soal kematian anaknya yang tragis itu.
"Memang betul masih dikembangkan oleh polisi, cuma sampai sekarang saya belum mendapatkan pasti, jelas penyebab kematian anak saya ini apa," kata Meli Sari.
"Sampai sekarang ini belum ada kejelasan penyebabnya."
Simak video berikut ini menit ke-1.45:
Temui Hotman Paris
Pengacara kondang, Hotman Paris membagikan momen pertemuannya dengan Meli Sari, ibu balita yang jasadnya ditemukan tanpa kepala di Samarinda, Kalimantan Timur.