Breaking News:

Kerajaan Galuh di Ciamis

Diungkit-ungkit Masalah Umur, Babe Ridwan Berpesan agar ILC Angkat Tema Kontroversi Kerajaan Galuh

Budayawan sekaligus Sejarawan, Babe Ridwan Saidi mengaku dirinya sempat disinggung masalah usia terkait kontroversi Kerajaan Galuh di Ciamis.

Capture YouTube Talk Show Tv One
Budayawan sekaligus Sejarawan, Babe Ridwan Saidi mengaku dirinya sempat disinggung masalah usia terkait kontroversi Kerajaan Galuh di Ciamis. 

Lalu, ia menyinggung seorang professor yang sempat menyebut Betawi keturunan budak.

Namun, masyarakat Betawi tidak marah dan memngundang professor itu untuk berdiskusi.

"Kita lihat Professor Len Kassel dari NU (National University) Australia itu membuat tulisan yang mengatakan Betawi keturunan budak."

"Tidak ada satupun orang Betawi yang marah kami berusaha mendatangkan Prof Len Kassel, lalu dia mengatakan programnya 2001 bulan ini itu diadakan forum perdebatan, diskusi."

"Saya yang menghadapi Len Kassel enggak ada marah, padahal ini sangat sensitif," jelas dia.

Babe Ridwan mengaku sudah bertemu dengan Pemda Ciamis terkait masalah tersebut.

"Komunikasi dengan pihak Pemda sudah tiga hari lalu terjadi, dan kapa-kapan sudah ke Ciamis tapi ada beberapa persiapan-persiapan yang harus dirapikan oleh pihak sana," katanya.

Ridwan Saidi Diminta Minta Maaf soal Kerajaan Galuh, Babe: Bapak Benar Mustinya Saya Tidur di Masjid

Mereka meminta agar permasalahan itu diangkat dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC).

"Satu lagi saya tambahkan, saya juga diminta, dititipkan pesan agar kiranya pihak ILC apalah kirannya mau mengangkat topik ini dalam topik ILC."

"Itu kan pesan, saya musti sampaikan, ini amanah," ungkap Babe Ridwan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Atri Wahyu Mukti
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved