Breaking News:

Virus Corona

Virus Corona Merebak Melebihi Wabah SARS, Lebih dari 1.700 Staf Medis China Ikut Terjangkit

Penyebaran Virus Corona semakin memakan korban, termasuk para staf medis yang berupaya menangani para pasien terjangkit.

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Ananda Putri Octaviani
AFP
Lebih dari 1.700 staf medis di China turut terjangkit Virus Corona. 

Pada saat itu, saya cukup tenang dan tidak pernah berpikir saya akan terinfeksi.

Saya bahkan terlalu optimis dan meremehkan virus yang saat itu belum banyak diketahui.

Saya bekerja shift 24 jam pada 23 Januari 2020, sehari sebelum Malam Tahun Baru Imlek.

Pada pagi harinya, saya meninggalkan rumah sakit dan pulang ke rumah.

Mungkin karena saya seorang dokter, rasa khawatir saya tentang virus lebih tinggi daripada kebanyakan orang.

Jadi ketika saya sampai di rumah, saya memberi tahu suami saya bahwa kami harus saling menjaga jarak.

Pada tanggal 25 Januari 2020, saya merasa sedikit pusing dan hidungku mulai tersumbat.

Soal Virus Corona, PSSI Bakal Patuhi Kebijakan Pemerintah: Itu Instruksi Negara

Gejalanya sangat mirip dengan batuk pilek.

Kala itu, perasaan saya mengatakan bahwa saya mulai terinfeksi Virus Corona.

Jadi saya minum pil amoksisilin dan obat herbal China untuk menghilangkan rasa tidak nyaman itu.

Hari itu saya juga langsung menelepon kerabat dan meminta mereka untuk tetap berada di dalam rumah.

Keesokan harinya, saya merasa kondisi tubuh saya semakin buruk.

Tenggorokan saya sakit dan semua otot saya sakit, tetapi saya tidak demam.

Saya pun segera memberi tahu atasan saya dan langsung diminta datang ke rumah sakit untuk melakukan beberapa tes kesehatan.

Namun, semua hasilnya negatif.

Setelah mendegar hasil tes itu, saya pun bisa tidur nyenyak.

Halaman 3/4
Tags:
Virus CoronaSevere Acute Respiratory Syndrome (SARS)China
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved