Virus Corona
Virus Corona Merebak Melebihi Wabah SARS, Lebih dari 1.700 Staf Medis China Ikut Terjangkit
Penyebaran Virus Corona semakin memakan korban, termasuk para staf medis yang berupaya menangani para pasien terjangkit.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Ananda Putri Octaviani
Menurut Cai, kebanyakan dokter dan staf medis lainnya menangani pasien tanpa pakaian pelindung dan masker yang memadai.
"Para dokter di Wuhan tidak punya pelindung yang memadai dan mereka diharuskan maju ke garis depan," papar Cai.
"Harga yang harus dibayar sangatlah mahal," tegasnya.
Dokter spesialis itu menuturkan meningkatnya jumlah staf medis yang terjangkit memperbesar kemungkinan infeksi silang di rumah sakit.
"Ketika dokter terjangkit virus, mereka sangat mungkin menulari pasien mereka sendiri dan menimbulkan infeksi silang," jelas dokter tersebut.
"Maka dari itu Amerika Serikat menetapkan aturan doktor mereka harus divaksinasi dengan influenza supaya mereka tidak menularkannya ke pasien," lanjutnya.
Kisah Dokter Tangani Virus Corona di China
Wabah Virus Corona yang berpusat di provinsi Hubei di Cina telah menewaskan lebih dari seribu orang dan menginfeksi puluhan ribu lainnya.
Satu di antara yang terinfeksi virus tersebut adalah Feng Chuncui, seorang dokter dari Xiaogan yang letaknya 60 km dari Wuhan, China.
Pria berusia 53 tahun itu didiagnosis terjangkit Virus Corona saat liburan Tahun Baru Imlek.
Tetapi setelah lebih dari dua minggu karantina dan dirawat intensif, dia akhirnya dinyatakan sembuh dari Virus Corona.
Dikutip TribunWow.com dari scmp.com, Sabtu (15/2/2020), berikut ini adalah kisah Feng Chuncui yang ditulis dengan kata-katanya sendiri.
Sekitar 10 Januari, saya bertemu dengan seorang pasien yang demam dan menyuruhnya pergi ke klinik demam.
Saya tidak yakin apakah kontak yang sangat terbatas dengan orang ini bisa menginfeksi saya.
Saya bekerja di Rumah Sakit Pusat Xiaogan dan saya mengetahui bahwa satu di antara rekan saya telah terinfeksi Virus Corona.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/lebih-dari-1700-staf-medis-di-china-turut-terjangkit-virus-corona.jpg)