Virus Corona

Harga Masker di Indonesia Melonjak Drastis, Lihat Perbandingannya dengan Negara Lain

Harga masker di Indonesia meroket setelah wabah Virus Corona, bagaimana dengan harga masker di negara lain?

AFP/STR
Pekerja memproduksi masker di sebuah pabrik di Yangzhou, Provinsi Jiangsu, China, Senin (27/1/2020). Masker tersebut diproduksi untuk mendukung pasokan bahan medis saat wabah Virus Corona melanda China. 

TRIBUNWOW.COM - Harga masker di Indonesia meroket, di mana kenaikannya bisa menyentuh level 10 kali lipat di tengah wabah Virus Corona.

Sejumlah media internasional seperti Straits Times melaporkan bahwa harga pelindung hidung dan mulut tersebut bisa melebihi harga satu gram emas.

Di tengah melonjaknya harga masker di tengah virus corona, terbersit pertanyaan bagaimana harga masker di negara lain.

UPDATE Virus Corona 15 Februari 2020, Jumlah Korban Bertambah: 1.523 Orang Mati, 66.894 Terinfeksi

Dilansir dari berbagai sumber, berikut merupakan cara pemangku kepentingan, baik pemerintah maupun penjual di negara lain, untuk menjaga kestabilan harga.

1. Hong Kong

Dilansir South China Morning Post, Sebanyak 10 ribu orang rela mengantre di depan pabrik industri besar di Kowloon untuk mendapatkan masker pelindung wajah.

Masker ini dijanjikan oleh industri tersebut sebanyak ribuan kotak setelah ketersediaannya di toko resmi merosot.

Setiap kotak berisi 50 lembar masker masih dihargai sebesar 80 dollar Hong Kong atau setara dengan Rp 140 ribu.

Separuh harga dari satu kotak masker di Indonesia yang sudah meroket harganya.

Masker tersebut dikirim dari Dubai, sebuah perusahaan yang tidak memiliki sertifikasi kesehatan karena waktu yang diperlukan cukup singkat.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Rekarinta Vintoko
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved