Breaking News:

Virus Corona

Cerita WNI Jalani Proses Observasi Virus Corona, Minta Apapun Diberikan, dari Gitar hingga Karaoke

Hafiz, seorang WNI yang menjalani proses observasi Virus Corona di Natuna menceritakan aktivitas dan kehidupan hariannya di Natuna

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
youtube kompastv
Hafiz WNI yang jalani proses observasi di Natuna, Kompastv, Sabtu (15/2/2020) 

TRIBUNWOW.COM - Hafiz, seorang Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjalani proses observasi di Natuna itu menceritakan pengalamannya selama menjalani kehidupan di tempat observasi.

Pria asal Palangkaraya, Kalimantan Tengah itu mengatakan kondisi tempat observasi nyaman dan aman.

Bahkan Hafiz mengatakan segala fasilitas yang diminta oleh para peserta observasi segera dikabulkan oleh pihak pengelola tempat observasi.

Masa Karantina Virus Corona Selesai, Kemenkes Sebut Ada WNI Justru Takut Tak Bisa Kembali ke Wuhan

Dikutip TribunWow.com dari kanal YouTube Kompastv, Sabtu (15/2/2020), awalnya Hafiz mengungkapkan pengalaman yang paling berkesan selama masa observasinya adalah ketika kedatangannya di Indonesia.

Ia mengakui kala itu dirinya dan rekan-rekannya yang turut diobservasi khawatir dan takut karena mendapatkan penolakan dari warga Natuna.

Namun ia lega sebab situasi di Natuna berangsur membaik.

"Yang paling berkesan, ketika awal kita datang, kita khawatir karena masyarakat di sini menolak kedatangan kita, tapi hari per hari semuanya terasa aman dan nyaman," papar Hafiz.

Hafiz juga mengapresiasi pelayanan yang diberikan oleh para tentara di tempat observasi.

"Pelayanan yang diberikan oleh para tentara-tentara di sini sangat profesional, dan kami sangat merasa senang atas pelayanan yang diberikan mereka kepada kami," jelasnya.

Sebelum dipulangkan, Hafiz mengatakan dirinya dan peserta observasi yang lain diperiksa untuk terakhir kalinya.

Setelah itu diberikan sebuah surat keterangan sehat yang menyatakan bahwa mereka bebas dari Virus Corona.

"Terakhir kali pengecekan suhu yang dilakukan oleh kesehatan dan pembagian surat keterangan bahwasanya kami bebas dari Corona," terang Hafiz.

Keluhan Selalu Dikabulkan

Hafiz menjelaskan selama hidup di tempat observasi, ia merasa berkecukupan dengan fasilitas yang ada di sana.

Meskipun hanya bisa beraktivitas di sekitar hanggar, mereka mengakui mendapatkan fasilitas yang diminta.

"Selama dua minggu ini, ruang lingkup kami terbatas hanya di sekitar hanggar, tapi pelayanan di sini, para tentara selalu mengabulkan keluhan-keluhan yang kita berikan," kata Hafiz.

"Seumpamanya kita memerlukan gitar, besoknya gitar sudah datang, karaoke, ping pong, apa pun fasilitas yang ada, diberikan kepada kami," tambahnya.

Tepat pukul 13.15 sebagian WNI yang telah menjalani masa karantina selama 14 hari di Hangggar Lanud Raden Sadjad Ranai, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau (Kepri) diterbangkan ke Jakarta. Hal ini juga merupakan tanda berakhirnya masa observasi dan karantina yang dilakukan pemerintah pusat terhadap WNI dari Wuhan, Sabtu (15/2/2020).
Tepat pukul 13.15 sebagian WNI yang telah menjalani masa karantina selama 14 hari di Hangggar Lanud Raden Sadjad Ranai, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau (Kepri) diterbangkan ke Jakarta. Hal ini juga merupakan tanda berakhirnya masa observasi dan karantina yang dilakukan pemerintah pusat terhadap WNI dari Wuhan, Sabtu (15/2/2020). ((KOMPAS.COM/HADI MAULANA))

Soal komunikasi Hafiz mengatakan tidak ada kendala.

Setelah dua hari menetap di tempat observasi, mereka diberikan sebuah kartu sim untuk menghubungi keluarga mereka masing-masing.

Hafiz mengatakan pihak keluarganya juga memaklumi tindakan pemerintah yang melakukan observasi terhadap dirinya.

Sebelumnya diberitakan masa inkubasi WNI di Natuna telah berakhir setelah berjalan 14 hari.

Mereka kini resmi dibolehkan untuk meninggalkan tempat karantina yang berlokasi di Hanggar Lanud Raden Sajad, Kecamatan Ranai Kota, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau.

Berdasarkan laporan dari wartawan Tribunnews.com, Sabtu (15/2/2020) pukul 13:00 WIB, 238 WNI telah diterbangkan dari Natuna ke Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta.

Pelepasan dilakukan oleh Menteri Kesehatan dr. Terawan.

Ratusan WNI itu tampak antusias, tepuk dan sorak teriakan yang terdengar menjadi penyemangat mereka.

Bahkan sebelum ratusan WNI memasuki pesawat, mereka bergilir bergantian menuju pintu pesawat.

Mereka begitu, bersemangat bahkan ada yang bahagia hinga meneteskan air mata.

"Terimakasih pak Menteri, kami akan segera bertemu keluarga," teriak para mahasiswa itu.

Jokowi Sampaikan Terima Kasih untuk Warga Natuna

Dilansir TribunWow.com, setelah masa karantina usai, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pun mengucapkan terimakasih pada warga Natuna.

Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) asal Wuhan, Hubei, China beraktivitas di depan Hanggar Pangkalan Udara Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Selasa (4/2/2020).
Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) asal Wuhan, Hubei, China beraktivitas di depan Hanggar Pangkalan Udara Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Selasa (4/2/2020). (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

 Kisah Haru Dokter Asal China yang Selamat dari Virus Corona: Aku Tak Punya Pilihan selain Jadi Kuat 

 Fakta Langkanya Masker Cegah Corona di Indonesia, Harga Meroket hingga Jadi Sorotan Media Asing

Hal itu disampaikan melalui Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman melalui pesan tertulis kepada Kompas.com, Sabtu (15/2/2020).

"Terima kasih sebanyak-banyaknya dan hormat sehormat-hormatnya untuk seluruh warga Natuna yang menjadi tuan rumah saudara sebangsa kita," ujar Fadjroel.

"285 orang telah menjalani transit observasi dari Propinsi Hubei, RRT, hingga hari kepulangan pada Sabtu 15 Februari 2020 ini."

Fadjroel menyatakan,pemerintah melalui Kementerian Kesehatan menjamin 287 WNI tersebut dalam kondisi sehat dan bebas dari virus.

"Keyakinan tersebut dinyatakan kembali oleh Presiden Joko Widodo bahwa Pemerintah mengikuti semua proses protokol kesehatan dari WHO," ujar Fadjroel.

Selain itu, Fadjroel juga menyampaikan terima kasih pada semua pihak yang membantu proses evakuasi dan karantina ratusan WNI itu.

Termasuk, pada pemerintah China yang sudah memberikan izin evakuasi warga dari Provinsi Hubei.

Sementara itu, WNI yang telah menyelesaikan masa karantina akan langsung dipulangkan ke dkampung halaman masing-masing.

 Kata Kemenkes soal WN China Positif Virus Corona setelah Liburan dari Bali

Hal itu telah dikonfirmasi oleh Sekretaris Direkorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto.

"Pemerintah daerah sudah merencanakan untuk melakukan melakukan connection flight ke daerah masing-masing itu sekitar sore ini," ujar Yurianto, Sabtu (15/2/2020).

Yurianto menjelaskan, WNI asal Pulau Jawa akan langsung dipulangkan.

Sedangkan WNI dari luar Pulau Jawa akan menginap terlebih dahulu di Jakarta sebelum dipulangkan.

"Ada yang langsung ke Soekarno-Hatta kemudian terbang ke wilayahnya, kemudian ke Halim," kata Yurianto.

"Kan dekat kalau ke Halim ke sebelahnya, kemudian ada juga yang minta diantar ke Stasiun Gambir untuk naik kereta."

(TribunWow.com/Anung Malik)

Tags:
Virus CoronaWarga Negara Indonesia (WNI)WuhanChinaJokowi
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved