Virus Corona
Dubes RI Benarkan Singapura Naikan Status Waspada Virus Corona Jadi Oranye, Ini Alasannya
I Gede Ngurah Swajaya jelaskan soal Pemerintah Singapura menaikan status risiko penilaian sisem wabah penyakit ke level oranye akibat virus corona.
Editor: Ananda Putri Octaviani
Menurut Swajaya, level oranye ini diartikan virus dianggap telah menyebar secara mudah dari orang ke orang.
Namun penyebarannya itu belum secara luas.
Disinggung terkait aktivitas warga Singapura terutama dalam proses belajar mengajar, Swajaya menuturkan masih berlangsung seperti biasa.
Namun pemerintah Singapura menghentikan sementara kegiatan antar sekolah dan kegiatan eksternal.
• Korban Meninggal Akibat Virus Corona Capai 803 Orang, Lampaui Wabah SARS pada Tahun 2003
"Kegiatan belajar mengajar masih dilakukan seperti biasa," ujarnya.
"Namun yang dianjurkan oleh pemerintah tidak ada kunjungan antar sekolah dan kegiatan-kegiatan yang sifatnya melibatkan orang banyak," jelasnya.
Dikutip dari The Straits Times, Singapura telah menaikkan status oranye, waspada Virus Corona sejak Jumat (7/2/2020).
Dimana level oranye ini sama saat terjadi wabah SARS pada 2003 lalu.
Pada level ini, wabah dianggap memiliki dampak kesehatan masyarakat yang sedang hingga tinggi.
Selain itu juga terdapat penyebaran lokal, dengan kemungkinan penyakit tersebut dapat menyebar bahkan lebih luas di seluruh negeri.
Kendati penyebaran meningkat, namun situasi di Singapura masih terkendali.
Menteri Kesehatan Singapura, Gan KimYong, mengungkapkan pemahamannya terhadap masyarakat yang cemas atas hal itu.
• Jackie Chan: Siapa Saja yang Berhasil Temukan Obat Virus Corona, Saya akan Berikan Rp 1,9 Miliar
Namun pemerintah akan melakukan upaya terbaiknya untuk mencegah penyebarannya lebih luas di Negeri Singa itu.
"Saya mengerti warga Singapura cemas, khawatir, dan ada banyak yang belum kita ketahui tentang virus ini," ujarnya.
"Kami berharap ini mungkin perlu waktu untuk diselesaikan, mungkin berbulan-bulan untuk diselesaikan," imbuhnya.