Breaking News:

Virus Corona

Jackie Chan: Siapa Saja yang Berhasil Temukan Obat Virus Corona, Saya akan Berikan Rp 1,9 Miliar

Aktor, sutradara sekaligus produser asal Hongkong, Jackie Chan turut merasa sedih atas penyebaran Virus Corona di sejumlah negara di dunia.

Editor: Lailatun Niqmah
NextShark
Jackie Chan 

TRIBUNWOW.COM - Aktor, sutradara sekaligus produser asal Hongkong, Jackie Chan turut merasa sedih atas penyebaran Virus Corona di sejumlah negara di dunia.

Bintang film laga ini pun mengaku tersentuh atas segala upaya yang dilakukan untuk mengatasi penyebaran Virus Corona.

Termasuk, upaya mendonasikan masker wajah atau suara untuk amal.

Pengakuan Petugas Medis Virus Corona di Wuhan, Tak Boleh Makan, Istirahat, Pakai Toilet saat Kerja

"Saya terharu dengan keberanian dan kekuatan mereka yang memerangi ini bersama. Ketika negara dalam bahaya, kita punya tanggung jawab untuk melindunginya,” tulisnya di Weibo, dilansir dari Jaynestars, Jumat (7/2/2020).

Tak hanya mengungkapkan kesedihan, Jackie Chan memiliki caranya sendiri guna membantu upaya mengatasi penyebaran Virus Corona.

Jackie Chan menjanjikan uang sebesar 1 juta yuan atau sekitar Rp 1,9 miliar pada siapa saja yang berhasil menemukan obat antiVirus Corona.

“Jika siapa saja, individu atau institusi, berhasil membuat obat (atasi Virus Corona), saya akan memberikan mereka 1 juta Yuan sebagai rasa syukur,” katanya.

Kemudian, Jackie Chan mengungkapkan alasannya melakukan hal itu.

Rupanya, ia tak ingin melihat jalanan menjadi sepi dan penderitaan akibat penyebaran Virus Corona.

Rindu Kampung Halaman, 61 Warga Asal Wuhan di Bali Tetap Pulang meski di Negaranya Ada Virus Corona

Lokasi Resepsi Dekat Karantina Virus Corona, Pasangan Pengantin di Natuna Nyaris Gagal Nikah

“Saya berhadap semua orang mengerti bahwa ini bukan soal masalah uang."

"Saya hanya tidak ingin jalanan yang sibuk menjadi sepi."

"Saya tidak ingin melihat penderitaan mereka yang seharusnya menikmati hidup," kata Jackie Chan.

Dilansir AFP, hingga Sabtu (8/2/2020), Jumlah korban meninggal akibat Virus Corona di China dilaporkan meningkat menjadi 717 orang, dengan lebih dari 34.000 orang terinfeksi.

Suasana Panik Wabah Virus Corona di Hong Kong

Warga Hong Kong kini tengah dilanda ketakutan dan kepanikan atas penyebaran wabah Virus Corona.

Virus yang bermula di Wuhan tersebut saat ini telah menimbulkan satu korban jiwa di Hong Kong dan 25 orang positif terjangkit Virus Corona.

Dikutip TribunWow.com dari video unggahan kanal YouTube South China Morning Post, Rabu (5/2/2020), demi melindungi diri mereka dari wabah Virus Corona.

Tangkapan layar kanal youtube South China Morning Post, Rabu (5/2/2020)
Tangkapan layar kanal youtube South China Morning Post, Rabu (5/2/2020) (YouTube South China Morning Post)

Ribuan warga Hong Kong rela antre berjam-jam demi membeli masker.

Pada video tersebut nampak seseorang mendirikan tenda dan tidur karena lamanya antrean pembelian masker.

Lalu nampak seorang wanita membawa peralatan masak portable di tengah antrian masker yang begitu panjang dan lama.

Potret antrian masker di Kowloon Bay, Hong Kong, Rabu (5/2/2020)
Potret antrian masker di Kowloon Bay, Hong Kong, Rabu (5/2/2020) (YouTube South China Morning Post)

 1.000 Pasien Corona di Wuhan Harus Berbagi Satu Toilet Saja, Lihat Potretnya

Orang pertama dalam antrean tersebut telah menanti selama lebih dari 18 jam demi membeli sebuah masker.

Manajer toko, Jerry Law mengatakan tiap orang hanya diperbolehkan untuk membeli dua box masker.

Tiap box masker dihargai sebesar HK 80 dollar atau setara dengan Rp 136 ribu.

Jerry mengatkan pihaknya menjual masker dengan harga yang sangat rendah.

Ia menegaskan tidak akan mengambil keuntungan dari penjualan masker tersebut.

"Kita tidak akan mengambil keuntungan dari masker-masker tersebut," kata Jerry.

Meskipun masker tersebut tetap akan dibeli dengan harga mahal, Jerry enggan memanfaatkan kondisi panik untuk meraup keuntungan.

Eric Ng, seorang pembeli masker mengatakan dirinya tidak yakin masker yang ia beli dapat melindunginya dari Virus Corona.

"Tidak tertulis di bungkusnya (material anti bakteri)," kata Eric.

Ia mengatakan meskipun tidak yakin masker tersebut dapat melindunginya, ia akan tetap menggunakannya.

Pihak perusahaan pembuat masker mengakui mereka tidak memiliki sertifikasi formal untuk menentukan apakah produk mereka sesuai dengan standar kesehatan yang ada.

Namun gerombolan orang tetap mengantre demi masker tersebut.

Sharon Kwok yang juga mengantre demi masker, menilai pemerintah Hong Kong tidak mampu menangani wabah Virus Corona dengan baik dan membahayakan kesehatan para warga Hong Kong.

Ahli Biologi Ungkap Penyebab Orang di Indonesia Belum Ada yang Tertular Virus Corona, WHO Khawatir

 

Potret antrian masker di Hong Kong dari video kanal YouTube South China Morning Post, Rabu (5/2/2020)
Potret antrian masker di Hong Kong dari video kanal YouTube South China Morning Post, Rabu (5/2/2020) (YouTube South China Morning Post)

Ia menceritakan bagaimana dirinya harus tidur di jalan demi mengantre membeli masker.

"Kita harus tidur di jalan demi membeli masker, dan harganya telah dinaikkan begitu tinggi," katanya.

Berdasarkan pengakuan Sharon, harga satu dus masker di Hong Kong bisa mencapai angka Rp 1,2 juta.

Warga Hong Kong kini semakin kesulitan untuk memperoleh masker karena stoknya yang kian menipis.

Info terakhir terkait jumlah kasus wabah Virus Corona di seluruh dunia, kini telah menembus angka 30.000 kasus orang yang positif terinfeksi virus mematikan tersebut.

Korban wabah Virus Corona kini juga telah hampir mencapai angka 600 jiwa.

(Kompas.com/Novianti Setuningsih/TribunWow.com/Anung Malik)

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jackie Chan Janjikan Rp 1,9 Miliar Buat Penemu Obat AntiVirus Corona"

Sumber: Kompas.com
Tags:
WuhanVirus CoronaJackie Chan
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved