Virus Corona
Berstatus Bebas Virus Corona, Indonesia Malah Jadi Perhatian Dunia, WHO Minta Siapkan Fasilitas
Indonesia dikabarkan masih berstatus bebas virus corona. Itu merupakan kabar baik mengingat kasus virus corona telah menyebar ke beberapa negara dunia
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Indonesia dikabarkan masih berstatus bebas virus corona.
Itu merupakan kabar baik mengingat kasus virus corona telah menyebar ke beberapa negara dunia.
Dari Asia, Eropa hingga Amerika nyaris ada beberapa kasus terdampak virus corona.
Namun, yang menarik adalah Indonesia menjadi satu-satunya negara yang disebut bebas dari virus mematikan asal Wuhan tersebut.
• Suasana Panik Wabah Virus Corona di Hong Kong, Ribuan Warga Antre Masker Berjam-jam, Dirikan Tenda
Padahal, Indonesia adalah negara yang besar, dengan mayoritas penduduk yang lebih padat dari pada negara seperti Singapura dan Malaysia yang justru sudah lebih dulu melaporkan kasus virus corona.
Tampaknya situasi ini justru membuat Indonesia disorot oleh Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO).
Mengutip The Sydney Morning Herald, pada Rabu (5/2/20), WHO menyebut Indonesia harus berbuat lebih banyak.
Hal itu karena kekhawatiran pada negara berpenduduk 270 juta ini yang belum melaporkan satupun kasus virus corona.
WHO menginginkan agar Indonesia meningkatkan kewaspadaan dan deteksi kasus dari persiapan di fasilitas kesehatan.
Hal itu menyusul serangkain warga Australia yang tinggal di Bali telah didiagnosis menderita pneumonia, namun prosedur pengujian oleh otoritas kesehatan masih terbatas.
Perwakilan WHO di Indonesia, Dr Navaratnasamy Paranietharan, yang bekerja erat dengan Kementerian Kesehatan, mengatakan negara itu telah mengambil langkah konkret.
• 61 Penumpang Kapal di Jepang Terinfeksi Virus Corona, Semua Orang di Dalam Kapal Dikarantina
Termasuk penyaringan di perbatasan internasional dan menyiapkan rumah sakit yang ditunjuk untuk menangani kasus-kasus potensial.
"Indonesia sedang melakukan persiapan untuk menghambat masuknya virus corona baru," kata Dr Navaratnasamy Paranietharan.
Namun, masih ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan dibidang pengawasan dan deteksi kasus aktif dan persiapan fasilitas kesehatan yang ditunjuk sepenuhnya.
Ketersediaan alat tes khusus yang diperkirakan tiba minggu ini adalah langkah signifikan dalam arah yang benar.
Sebelumnya Sydney Morning Herald dan The Age mengungkapkan Indonesia belum mempunyai alat tes kit untuk mendeteksi virus ini.