Terkini Nasional
Pengamat Soleman Ponto Ungkap Anak-anak Eks ISIS Juga Berbahaya: Mereka Latihan Nembak Orang Hidup
Menolak WNI ekspatriat ISIS dipulangkan ke Indonesia, Soleman B. Ponto mengatakan anak-anak juga membahayakan.
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Mohamad Yoenus
Menurutnya, anak-anak simpatisan ISIS juga berbahaya bagi Indonesia.
"Bagaimana isi kepalanya itu? Apalagi anak-anak, anak-anak saja latihan nembak kepada orang hidup, masih anak-anak saja latihan orang hidup apalagi sudah besar dia akan jadi jagoan," ucapnya.
• Maman Imanulhaq Nilai Pemerintah Tak Tegas Hadapi WNI Eks ISIS: Dia Lakukan Pembantaian Manusia

Pada kesempatan yang sama, ia menyebut para ekspatriat tersebut memang sudah rela mati membela negara lain.
"Bagi saya jelas tidak perlu untuk apa mereka sudah berangkat siap mati di sana untuk bertempur membela negara yang lain."
"Mereka sudah siap mati, ya sudah pergi saja ngapain balik lagi," kata Soleman.
Menurutnya tidak ada alasan apapun yang bisa membawa mereka untuk kembali.
Apalagi sudah jelas undang-undangnya terkait WNI yang membela negara lain.
"Ya tidak perlu, apapun alasannya tidak alasan untuk itu."
"Undang-undang kita sudah jelas bertempur untuk negara asing kehilangan kewarganegaraan," lanjutnya.
Soleman juga menilai mereka telah melupakan Indonesia.
Sehingga, Indonesia tidak perlu memikirkan mereka lagi.
"Jadi ketika mereka pergi ya sudah forget itu. Dia juga sudah forget (lupa) Indonesia kok."
"Jadi kenapa harus mikir-mikir dia kembali, tidak perlu," ungkapnya.
Lihat videonya mulai menit ke-20:30:
Politisi PKS Tolak Eks ISIS Tak Dipulangkan
Anggota DPR fraksi PKS, Nasir Djamil tidak setuju jika WNI ekspatriat ISIS tak dipulangkan dari Suriah.
Hal itu diungkapkan Nasir Djamil saat menjadi narasumber di acara Satu Meja Kompas TV pada Rabu (5/2/2020).