Terkini Nasional
Petinggi Sunda Empire Jadi Tersangka, Ridwan Kamil: Siapa Menabur, Dia Harus Terima Konsekuensinya
Tiga orang yang mengaku sebagai petinggi kelompok Sunda Empire, telah ditetapkan menjadi tersangka.
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Tiga orang yang mengaku sebagai petinggi kelompok Sunda Empire, telah ditetapkan menjadi tersangka.
Polisi menganggap kelompok Sunda Empire menyebarkan kabar bohong untuk menimbulkan keonaran di masyarakat.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkapkan dalam kehidupan bermasyarakat, tak boleh melanggar norma dan aturan hukum.
• 3 Petinggi Sunda Empire akan Diperiksa Kejiwaannya hingga Terancam 10 Tahun Penjara
"Tidak boleh berbohong tentang sebuah organisasi dan dilarang melakukan tindakan kriminal, mengitip-ngutip menipu orang dan sebagainya," ujarya saat meninjau banjir di Andir, Baleendah, Kabupaten Bandung, Selasa (28/1/2020).
Emil, sapaan Ridwan Kamil, mengatakan boleh-boleh saja membentuk komunitas karena hak yang dilindungi UUD 1945 tapi komunitas itu pun tak boleh bertentangan dengan aturan.
"Kalau sudah masuk ke pasal-pasal tentang pelanggaran, siapa yang menabur dia harus menerima konsekuensinya."
"Saya belum tahu penyidikan mengunakan pasal-pasal apa terkait Sunda Empire," ucap Ridwan Kamil.
Emil pun mengimbau masyarakat untuk bergabung dengan organisasi yang jelas dari sisi latar belakang, tujuan, hingga manfaatnya.
"Jangan bergabung ke organisasi yang banyak menghayal, menjual dongeng."
"Sehingga kita sibuk, bahkan meninggalkan keluarga untuk yang tidak produktif, mending bantu (masyarakat terdampak) banjir di Dayeuhkolot," ucapnya.
• Jadi Tersangka, Petinggi Sunda Empire Rangga Sasana: Nanti Ada Kuasa Hukum, Kami Menghargai Hukum
Penyidik Mentahkan Semua Klaim Sunda Empire
Penyidik Ditreskrimum Polda Jabar memastikan tidak ada satupun keterangan yang mengandung kebenaran yang disampaikan Sunda Empire.
Mulai dari kekuasaan Sunda Empire sampai 54 negara, hubungannya dengan sejumlah lembaga internasio
"Semua yang disampaikan bisa dimentahkan semua oleh penyidik dengan saksi ahli dan bukti yang ada," ujar Direktur Ditreskrimum Polda Jabar, Kombes Suhartiyono di Mapolda Jabar, Selasa (28/1/2020).
Kata dia, semua yang dikatakan pihak Sunda Empire mengandung kabar bohong sehingga membuat keonaran di tengah masyarakat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/petinggi-sunda-empire-ki-ageng-rangga-sasana.jpg)