Breaking News:

Terkini Nasional

100 Hari Kerja Jokowi, Haris Azhar: Cermin Sisa 4 Tahun Lebih ke Depan akan Suram

Menurut Haris Azhar selama 100 hari pemerintahan Jokowi-Maruf Amin, tidak ada tanda positif baik di masalah HAM maupun korupsi.

Editor: Lailatun Niqmah
SEKRETARIAT PRESIDEN
Rapat terbatas Presiden dan Wakil Presiden RI Joko Widodo serta Ma'ruf Amin di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (17/1/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Pendiri Lokataru Foundation, Haris Azhar turut mengomentari 100 hari pemerintahan Jokowi-Maruf Amin tepat hari ini, Senin (27/1/2020).

Diketahui, 100 hari Jokowi-Maruf Amin dihitung sejak keduanya dilantik pada 20 Oktober 2019.

Di hari itulah, mereka ‎mulai bekerja.

Tanggapi Isyarat Jokowi soal Pilpres 2024, Sandiaga Uno: Jangan Kejebak Bicara Politik, Terlalu Dini

Menurut Haris Azhar selama 100 hari pemerintahan Jokowi-Maruf Amin, tidak ada tanda positif baik di masalah HAM maupun korupsi.

"‎Tidak ada tanda-tanda positif, masih seperti dulu dan cenderung buruk. Beban pelanggaran HAM, pelanggaran hukum di masa sebelum Jokowi tidak ada yang diselesaikan Jokowi,"ucapnya di Kejagung, Jakarta Selatan, Senin (27/1/2020).

Justru di era Jokowi-Maruf Amin, Haris Azhar menyoroti banyaknya kasus baru korupsi dan penanganannya juga bertambah.

"Di zaman dia (Jokowi) justru banyak kasus baru. Dulu penanganan korupsi dilawan balik sama koruptornya. Tapi jaman Jokowi difasilitasi dengan undang-undang yang baru," tegasnya.

Rencana dan komitmen Jokowi ‎untuk menuntaskan kasus pelanggaran HAM menurut Haris Azhar tidak ada yang berhasil.

Sehingga dia menilai periode 100 hari Jokowi-Maruf Amin ini sudah mencerminkan bagaimana sisa 4 tahun ke depan yang lebih suram.

"Jadi sebetulnya saya mau bilang bahwa periode Jokowi di 100 hari ini sudah jadi cermin bagaimana sisa 4 tahun lebih ke depan akan lebih suram."

"Karena kalau lihat grafik 5 tahun lalu juga buruk kan. Jadi ke depan juga bakal tetap buruk dan bahkan mungkin akan lebih buruk," tambahnya.

Catatan 100 Hari Kerja Jokowi

1. Kejutan kabinet

Tentu saja hal paling menarik pertama yang diamati adalah pemilihan anggota kabinet.

Pada hari keempat, atau 23 Oktober 2019, Jokowi memperkenalkan para pembantunya dalam kabinet yang bernama Kabinet Indonesia Maju.

Halaman 1/4
Tags:
JokowiHaris AzharMaruf Amin
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved