Terkini Internasional
Pengakuan Wanita Korban Pelecehan Seksual di Pusat Pengobatan Tradisional Ayahuasca, Sebut Mantra
Pusat pengobatan tradisional dengan menggunakan tumbuhan asli Amazon, yang dikenal dengan nama ayahuasca menarik banyak pasien dan juga turis.
Editor: Lailatun Niqmah
Tangannya bergetar. "Ada pusat-pusat pengobatan lain yang masih beroperasi. Ada sejumlah perempuan yang mengalami pencabulan di sana."
Pelecehan seksual menjadi salah satu topik dalam dunia pengobatan tradisional Amazon ini.
Para dukun dituduh melakukan pencabulan dan banyak kesaksian pelecehan seksual ini di forum internet.
Satu nama yang banyak muncul adalah Guillermo Arévalo, dukun terkenal yang mendapat penghargaan dari Kongres Peru atas upayanya dalam pembangunan yang berkelanjutan.
"Dia sering berkunjung ke Canada," kata satu perempuan berusia 40an yang kami panggil Anna.
"Bisnis ini cukup menguntungkan dengan upacara besar. Banyak yang datang dan harus membayar sekitar US$228 (Rp3 juta) untuk datang dan bertemu dengan Guillermo. Dia memiliki status khusus dan untuk duduk dengannya di satu upacara seperti satu penghargaan," kata Anna.
Anna, yang sangat tertarik dengan pengobatan alternatif, berharap ayahusca dapat membantunya mengatasi kecanduan heroin.
Pada mulanya ia sangat terkesan pada Arévalo.
"Seperti banyak orang lain, saya terkesan dengan kehadiran dan kemampuan dukun yang memimpin upacara," katanya.
"Mantranya (mengesankan). Ia adalah dukun yang bagus."
Namun upacara yang ia ikuti tujuh tahun lalu secara dramatis mengubah pendapat Anna soal pengobatan tradisional Amazon itu.
"Kondisi saat itu gelap gulita, ruangan tak ada jendela. Banyak orang saat itu."
"Saya masih merasakan efek obat. Terdengar berbagai suara, ada yang menangis, ada yang mendesah atau mengucapkan berbagai hal yang tak masuk akal."
"Kalaupun saya mengucapkan sesuatu, tak akan ada orang yang menanggapi," kata Anna.
Anna saat itu dalam keadaan terlentang.