Virus Corona
Kemenkes Malaysia Konfirmasi Tiga Kasus Pertama Virus Corona di Negeri Jiran
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Malaysia mengonfirmasi tiga kasus infeksi virus corona di negara tersebut.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
TRIBUNWOW.COM - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Malaysia mengonfirmasi tiga kasus infeksi virus corona di negara tersebut.
Dilansir TribunWow.com, tiga pasien yang terjangkit virus tersebut adalah warga negara China yang berasal dari Wuhan.
Tiga pasien terjangkit itu terdiri dari seorang wanita dewasa dan dua anak kecil berusia 10 dan 11 tahun.
• Virus Corona Menyebar di China, Angka Kematian Capai 41 Jiwa, Lebih dari 1200 Terinfeksi
Diketahui wanita tersebut adalah istri dari seorang warga Wuhan yang terjangkit virus corona saat sedang berada di Singapura.
Dalam konferensi persnya, Menteri Kesehatan (Menkes) Malaysia, Dzulkefly Ahmad, menyebutkan ketiga pasien tersebut dirawat di Rumah Sakit Sungai Buloh di Selangor dan saat ini dalam kondisi stabil.
Menurut Dzulkefly, ketiganya masuk Malaysia melalui Johor Baharu dan tidak terdeteksi ketika melewati pemindai panas tubuh.
Otoritas kesehatan setempat akan menyelidiki kemungkinan penyebaran kasus dengan berkoordinasi dengan Kemenkes Singapura.
"Sampel klinis dikirim ke Laboratorium Kesehatan Umum Sungai Buloh dan dikonfirmasi hasilnya positif pada Jumat (24/1/2020) malam," kata Dzulkefly, dikutip dari South China Morning Post, Sabtu (25/1/2020).
Untuk mencegah penyebaran virus lebih lanjut, Dzulkefly mengimbau warga Malaysia untuk menunda perjalanan ke China.
• Sebut Belum Ada yang Terjangkit, Jokowi Minta Kemenkes Siaga Awasi Virus Corona
Muncul di Australia
Selain itu, Kemenkes Australia juga mengumumkan kasus pertama virus corona di negara tersebut.
Dalam konferensi persnya, Menkes Australia Jenny Mikakos menyebutkan pasien terjangkit virus corona tersebut adalah seorang laki-laki berusia 50 tahun.
Diketahui pasien tersebut sedang berkunjung ke Wuhan dan kembali ke Melbourne, Australia, pada Minggu (19/1/2020).
Meskipun demikian, Mikakos meyakinkan pasien tersebut dalam kondisi stabil dan sedang menjalani perawatan intensif.
"Penting untuk ditekankan di sini bahwa tidak ada alasan bagi masyarakat untuk panik," kata Mikakos, dikutip dari South China Morning Post, Sabtu (25/1/2020).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/coronavirus-baru.jpg)