Pilkada Serentak 2020
Ditanya Kemungkinan Gibran dan Bobby Berpolitik jika Jokowi Bukan Presiden, Sandiaga Bahas Warisan
Sandiaga Uno turut mengomentari majunya keluarga Presiden Joko Widodo (Jokowi) maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Claudia Noventa
Sandiaga menilai, Jokowi ingin meninggalkan hal-hal yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat Indonesia.
"Dia ingin tinggalkan warisan perekonomian, kemakmuran, tingkat toleransi, dan tempat terbaik bagi Indonesia di mata dunia," ucapnya.
• Susi Pudjiastuti Angkat Bicara soal Illegal Fishing: Bukan Masalah Kedaulatan, Tak Ada Urusan Perang
Lihat videonya mulai menit ke-3.17:
Sandiaga samakan Gibran dan Bobby dengan Dirinya
Sandiaga mengatakan, Gibran dan Bobby maju dalam Pilkada sah-sah saja.
asal mereka benar-benar menjadi kepala daerah karena pilihan rakyat.
Gibran maupun menantu Jokowi, Bobby Nasution memiliki enam bulan waktu kampanye untuk membuktikkan diri.
"Menurut saya jangan membukan kembali kotak pandora nepotisme."
"Tapi fokus pada apa yang bisa mereka berikan pada kota atau kabupaten nantinya," ujar Sandiaga.
Kemudian, Konsultan Politik, Sandrina Malakiano yang turut hadir bertanya dalam waktu enam bulan apa yang mereka bisa buktikkan bahwa mereka memang layak menjadi pemimpin daerah.
Sedangkan, banyak tokoh lain yang sudah memiliki pengalaman menjadi wakil rakyat sebelumnya.
"Apa yang bisa Anda lakukan dan buktikkan dalam jeda waktu enam bulan?."
"Banyak orang berada dalam partai politik yang mungkin telah melalui pada ranah di mana mereka menjadi wakil rakyat."
"Maka mereka sudah memupuk sejak kecil dan memudahkannya untuk berkembang," ungkap Sandrina.
• Sikapi Polemik Natuna, Sandiaga Uno Minta agar Lebih Tenang: Sudah Jadi Perbincangan Panas Dunia
"Anda akan mendapatkan ide dan wajah baru," sela presenter.