Tips Kesehatan
Kenali Gejala, Penyebab, hingga Perawatan untuk Ruam Popok pada Bayi
Ruam popok pada bayi adalah kondisi umum iritasi pada kulit bayi, lihat gejala hingga perawatannya.
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
TRIBUNWOW.COM - Ruam popok pada bayi adalah kondisi umum iritasi pada kulit bayi.
Dikutip TribunWow.com dari situs Healthline, Kamis (16/1/2020) di Amerika ruam popok terjadi pada 35 persen anak di bawah dua tahun.
Ruam popok dialami anak-anak setidaknya satu kali sebelum mereka lepas popok dan dilatih untuk menggunakan toilet.
Penyebab Ruam Popok
Ruam popok terjadi karena bayi duduk terlalu lama di popok kotor yang mereka pakai.
Hal tersebut bisa diperburuk ketika bayi menderita diare.
Ruam popok juga bisa terjadi saat bayi baru pertama kali memulai makanan padat.
Selain itu penyebab lainnya yakni penggunaan popok yang terlalu ketat.
Idealnya, popok bayi diganti detiap tiga hingga 4 jam.
• Kronologi Aksi Heroik Polisi di NTT Selamatkan Bayi 9 Bulan dan Ayah yang Tercebur ke Laut
Gejala Ruam Popok
Ruam popok menyebabkan kulit terlihat merah karena iritasi.
Kulit tersebut juga lebih hangat saat disentuh.
Orang tua bisa menghubungi dokter jika ruam popok tak hilang dalam 48 jam atau disertai bau urin yang menyengat.
Hal itu bisa karena pengaruh bayi yang dehidrasi.
Perawatan Ruam Popok
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ilustrasi-ruam-popok-pada-kulit-bayi.jpg)