Komisioner KPU Terjaring OTT KPK

Di ILC, Denny Indrayana Sebut KPK Sudah Mati: Bisa Bertahan karena Semangat Reformasi

Guru Besar Hukum Tata Negara UGM Denny Indrayana dengan tegas menyebut KPK sudah mati.

Di ILC, Denny Indrayana Sebut KPK Sudah Mati: Bisa Bertahan karena Semangat Reformasi
Capture Youtube TvOne
Guru Besar Hukum Tata Negara UGM Denny Indrayana dalam tayangan ILC di TvOne, Selasa (14/1/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Gadjah Mada (UGM) Denny Indrayana menyebut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah mati.

Hal tersebut disampaikannya dalam salah satu segmen di Indonesia Lawyers Club (ILC) yang mengusung tema "Masihkah KPK Bertaji?" pada Selasa (14/1/2020).

"Menurut saya, KPK bukan tidak bertaji, tapi mengutip judul Superman is Dead, KPK sudah mati," kata Denny Indrayana mengawali pernyataannya.

 

Bantah Dewas Menghalangi Kinerja KPK, Tumpak Panggabean: Jangan Tanya Sudah Mengeluarkan Izin

"Kalau pun sekarang kita lihat KPK secara institusi, secara kelembagaan masih ada, tapi roh dan spiritnya sebenarnya sudah tidak ada," lanjut Denny.

Denny berusaha menghaluskan istilah yang digunakannya dengan menyebut "mati suri".

Ia menyayangkan hal semacam ini yang bukan pertama kalinya terjadi di Indonesia.

Denny menyebutkan lembaga antikorupsi serupa sudah belasan kali ada sebelum akhirnya tidak beroperasi lagi.

"KPK ini termasuk yang relatif lama bertahan, lebih kurang 17 tahun sejak 2002," jelasnya.

"Yang lain bertahan ada yang hitungan 1-2 tahun, bahkan kurang dari 1-2 tahun," kata Denny.

Menurut Denny, ada beberapa faktor yang membuat KPK dapat bertahan sejauh ini.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Mohamad Yoenus
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved