Banjir di Jakarta
Biasa Pro Anies Baswedan, Haikal Hassan Ungkap Kekurangan Gubernur Jakarta: Banyak Keburukan
Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA), 212 Haikal Hassan mengungkap sejumlah kepempinan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Claudia Noventa
Namun, ia mengatakan bahwa jika disuruh terus membahas tuntutuan mundurnya Anies hanya akan membuang energi.
"Lagipula salah satunya adalah soal impeachment saya rasa kalau mau dibahas terus saya buang energi," ucap dia.
Pasalnya, ia merasa bahwa pendukung Anies lebih banyak.
Seperti banyaknya peserta yang datang pada gerakan PA 212.
Ia menilai gerakan Jakarta Bergerak yang menuntut Anies mundur hanya diikuti segelintir orang.
"Karena jumlahnya dibanding yang suka tau sendiri banyaknya kayak apa. Saya kalau mau bikin PA 212 ya jutaan orang yang ngumpul."
"Kalau Jakarta bergerak itungan saya sih 30 an kali yah," ungkapnya.
Lihat videonya mulai menit ke-1:38:
Warga Jakarta Gugat Anies Baswedan
Setelah banjir di sejumlah daerah di Jakarta surut, 243 warga korban banjir menggugat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Dilansir TribunWow.com, sejumlah warga menggelar aksi di Balai Kota untuk menuntut ganti rugi sebesar Rp 42,3 miliar atas dampak banjir yang mereka alami.
Pada saat yang bersamaan, ada pula sejumlah warga yang mendukung Anies Baswedan dan menolak sang gubernur mundur dari posisinya saat ini.

• Ahok Enggan Beri Masukan soal Banjir Jakarta: Kita Harus Percaya Pak Anies Lebih Pintar Ngatasi
Berseberangan pendapat, kelompok massa ini menilai Anies sudah melakukan berbagai upaya mengatasi dampak pascabanjir.
Menurut Ketua Forum Warga Kota Jakarta Azas Tigor Nainggolan, kedua kelompok massa tersebut memperjuangkan tujuan yang berbeda.
"Justru pilihannya kelihatan berbeda, ya. Satu jalur gerakan massa ke lapangan, kalau kami 'kan menggerakkan korban ke pengadilan," kata Azas Tigor Nainggolan dalam Sapa Indonesia Malam di KompasTV, Selasa (14/1/2020).