Banjir di Jakarta
Biasa Pro Anies Baswedan, Haikal Hassan Ungkap Kekurangan Gubernur Jakarta: Banyak Keburukan
Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA), 212 Haikal Hassan mengungkap sejumlah kepempinan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212, Haikal Hassan mengungkap sejumlah kekurangan dari kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
Hal itu diungkapkan Haikal Hassan saat ditanya presenter tv One dalam acara 'Apa Kabar Indonesia Pagi', pada Rabu (15/1/2020).
Sedangkan, sebagaimana diketahui, Haikal Hassan merupakan tokoh yang sering pro terhadap Anies Baswedan.
• Kerjaan Anies Baswedan Disebut Tak Ada yang Becus, Haikal Hassan: Karena yang Dicari Kejelekan
"Saya tanya ke Babe, keburukan Pemprov apa? Ini fair dong?" tanya presenter.
"Keburukan? Kalau umpamanya nanya saya kebaikan tentu banyak saya cerita."
"Keburukan ada dong, banyak dong keburukan," jawab Haikal.
Lantas, Haikal Hassan membeberkan masalah apa saja yang kini belum teratasi di Jakarta.
Khususnya penanganan penanggulangan banjir, Haikal menilai bahwa kekurangan terjadi pada komunikasi.
"Misalnya Jakarta masih macet ya kan terus banyak normalisasi atau naturalisasi yang belum terlaksana karena ada hambatan komunikasi," katanya.
Haikal menilai, hambatan komunikasi terjadi antara Pemerintah Provinsi, Pusat dan Kementerian Pekerjaan Umum.
Selain itu, ia juga membeberkan bahwa sejumlah alat berat tak bisa masuk ke tempat yang akan diperbaiki.
"Ya bahwa ini tempatnya kecil, pusat, kementerian, ada tempat-tempat yang tidak sanggup dimasuki oleh alat berat padahal itu musti mengkeruk, memerluaskan sudah enggak masuk."
"Contoh di Kalibata, kebetulan saya buka posko di sana untuk membantu orang-orang yang kebanjiran. Semua alat kumpul di sana, nah itu salah satunya, enggak bisa cepat," jelas Haikal.
• Fahira Idris Sebut Protes Turunkan Anies Baswedan karena Banjir Berlebihan: Norak, Makar

Selain itu, Haikal juga mengkritik Pemprov DKI Jakarta yang hingga kini belum memiliki Wakil Gubernur.
"Jadi yang terjadi keburukan sebuah proses komunikasi misal itu ada juga, hambatan birokrasi, sampe sekarang belum punya Wagub Belum pernah tidak punya Wagub selama ini, lagi jomblo," katanya.