Breaking News:

Besok Gerhana Bulan Penumbra, Perlukah Lakukan Salat Gerhana? Ini Penjelasan Pihak NU

Langit di bulan Januari akan menampilkan lagi fenomena alam Gerhana Bulan Penumbra pada, Sabtu (11/1/2020).

NASA
Ilustrasi Gerhana Bulan. Langit di bulan Januari akan menampilkan lagi fenomena alam Gerhana Bulan Penumbra pada, Sabtu (11/1/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Langit di bulan Januari akan menampilkan lagi fenomena alam Gerhana Bulan Penumbra pada, Sabtu (11/1/2020).

Menurut Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), gerhana bulan terjadi saat Bumi, Bulan dan Matahari berada sejajar dalam satu garis lurus.

Ditinjau dari persepektif tiga dimensi dengan Bumi berada di antara Bulan dan Matahari.

Sebagai akibat dari kesejajaran tersebut, maka pancaran Matahari yang menuju ke bundaran Bulan akan terhalangi oleh Bumi.

Oleh karenanya, gerhana ini selalu terjadi pada malam hari.

Lihat Foto dan Video Gerhana Bulan Terakhir di Tahun 2019 yang Terjadi pada 16 Juli

Karena ukuran Bumi lebih besar dari Bulan dan bergantung pada geometri pemblokiran sinar Matahari saat gerhana.

Maka pada saat itu, bagian Bumi manapun yang sedang mengalami malam hari dapat menyaksikan peristiwa Gerhana Bulan.

Dalam setiap tahun Hijriyyah terjadi 12 peristiwa oposisi Bulan-Matahari atau yang disebut istikhal dengan Bulan menempati salah satu di antara titik nodalnya.

Namun, tidak semua peristiwa tersebut menghasilkan Gerhana Bulan.

Sebab orbit Bulan membentuk sudut 5° 14' terhadap ekliptika, sehingga Bulan tidak selalu menempati salah satu di antara titik nodalnya.

Lembaga Falakiyah telah melakukan hisab terhadap Gerhana Bulan tahun 1441 H.

Kronologi Mahasiswa UIN Yogya Meninggal saat Jadi Imam Salat, Terperosok ketika Sujud Rakaat Ketiga

Hasilnya, ada sejumlah fase pada peristiwa Gerhana Bulan Penumbra yang jatuh pada Sabtu, (11/1/2020).

Awal gerhana akan dimulai pukul 00.07 WIB, pertengahan gerhana pada pukul 02.10 WIB dan fase Gerhana Bulan Penumbra akan berakhir pada pukul 04.12 WIB.

Fase-fase tersebut berlaku di seluruh wilayah Indonesia, sehingga tidak ada perbedaan antara lokasi satu dengan lokasi lain.

Kendati demikian, fase akhir Gerhana Bulan Penumbra tidak dapat diamati di Pulau Irian, sedangkan wilayah lainnya dapat melihat seluruh fase.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Tags:
Gerhana BulanSalatNahdatul Ulama
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved