Banjir di Jakarta
Banjir, Tito Karnavian Pastikan Korban Jangan Khawatir soal Kehilangan Dokumen Penting
Tito Karnavian telah mengeluarkan surat edaran untuk memprioritaskan pelayanan korban banjir yang kehilangan dokumen-dokumen penting
Penulis: anung aulia malik
Editor: Mohamad Yoenus
"Kita mengerti dari Kemendagri ada anggaran-anggaran yang memang dialokasikan untuk tanggap darurat dan penanganan banjir."
"Tanggap darurat ini seperti di Bekasi sudah ditetapkan, sehingga dapat mengeluarkan anggaran tanggap daruratnya."
"Kemudian di Jawa Barat juga ada anggaran itu," lanjut Tito.
• Bahas Warga yang Bandel Dievakuasi saat Banjir, Anies Baswedan Ceritakan Kejadian Unik
Kehilangan Dokumen Penting
Para korban banjir dapat bernafas lega.
Tito menegaskan dirinya telah mengambil langkah untuk menyelesaikan soal dokumen-dokumen penting milik warga yang hilang saat bencana banjir.
Melalui Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Tito telah menyebarkan surat edaran yang nantinya diteruskan kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Diskdukcapil) di provinsi, kabupaten serta kota untuk mengutamakan pelayanan warga yang kehilangan.
"Saya sudah sampaikan kepada Dukcapil," kata Tito.
"Dukcapil sudah memberikan surat edaran kepada seluruh kepala Disdukcapil provinsi dan kabupaten kota untuk segera memberikan pelayanan yang mudah dan cepat bagi warga yang kehilangan atau rusak dokumen catatan sipilnya," paparnya.
"Seperti KTP, akta kelahiran, buku nikah, dan lain-lain," lanjut Tito.
• Anies Baswedan Ungkap Kawasan Prioritas Penanganan Banjir, Singgung Kawasan-kawasan Luar Jakarta
Lihat videonya di bawah ini mulai menit awal:
Anies Baswedan Enggan Berdebat soal Penyebab Banjir
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak ingin membahas apa-apa saja langkah ke depannya yang akan dilakukan untuk menangani masalah banjir di masa mendatang.
Anies mengatakan untuk saat ini sebagai Gubernur DKI Jakarta, dirinya hanya ingin membereskan masalah banjir sebagai prioritas utama.
Dikutip TribunWow.com dari video unggahan kanal YouTube tvOneNews, Kamis (3/1/2020), mulanya Anies menegaskan bahwa masalah banjir di Jakarta belum selesai sebelum memenuhi 3 parameter yang telah ditetapkannya."Ini belum selesai," kata Anies.