Breaking News:

Kabar Tokoh

Bandingkan Kepemimpinan Jokowi dengan Gus Dur, Rocky Gerung: Gus Dur Enggak Punya Obsesi Jadi Raja

Rocky Gerung membandingkan kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Rekarinta Vintoko
Channel Youtube Najwa Shihab/Kompas.com
Pengamat Politik Rocky Gerung membandingkan kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. 

Menurutnya hal itu dilakukan dengan tanpa pikir panjang terlebih dahulu.

"Saya kritik karena Gus Dur akhirnya mengeksploitasi kemampuan personalnya untuk sebut saja menundukkan politisi di DPR sehingga dia keluarin istilah Taman Kanak-Kanak dan akhirnya mengeluarkan Perppu membubarkan DPR tanpa kalkulasi tentang apa sebetulnya kepentingan politik yang lebih luas," terang Rocky Gerung.

Meski demikian, Rocky Gerung memahami karakter Gus Dur yang selama ini berpikiran out of the box.

"Dan orang menganggap bahwa berlebihan Gus Dur tetapi ya sudah kita pahami bahwa Gus Dur selalu membuat langkah radikal," katanya.

Lihat videonya mulai menit ke-5:13:

Rocky Gerung Ungkap Pernah Beroposisi dengan Gus Dur karena Tommy Soeharto

Meski dekat dengan Gus Dur, Rocky Gerung mengakui bahwa dirinya sempat beroposisi dengan Gus Dur.

Rocky Gerung mengatakan sempat beroposisi dengan Gus Dur lantaran, sang Tokoh Nahdatul Ulama (NU) itu menemui anak dari Presiden ke-2 RI Soeharto, yakni Tommy Soeharto.

"Beroposisi juga akhirnya karena dalam beberapa waktu setelah jadi presiden, Gus Dur menemui Tommy Soeharto," ujar Rocky Gerung dikutip TribunWow.com dari channel YouTube Resonansi TV.

Padahal kala itu, Tommy Soeharto tengah menjalani hukuman penjara.

"Itu kan jadi heboh kan Tommy Soeharto masih ada dalam kasus hukum terus menemui Gus Dur kalau enggak salah di hotel, Hotel Borobudur," lanjut Rocky Gerung.

Akibatnya, Rocky Gerung mengkritik keras langkah Gus Dur bertemu Tommy Soeharto yang dinilai tidak benar secara moral.

"Dan kita protes, Gus Dur tidak memberi sinyal walaupun alasannya macam-macam. Tapi secara moral tidak boleh bertemu dengan orang yang lagi dapat proses hukum itu," ujarnya.

Rocky Gerung mengakui bahwa dirinya sempat beroposisi dengan Gus Dur. Hal itu diungkapkan Rocky Gerung dalam rangka 10 tahun wafatnya Gus Dur pada Senin (30/12/2019).
Rocky Gerung mengakui bahwa dirinya sempat beroposisi dengan Gus Dur. Hal itu diungkapkan Rocky Gerung dalam rangka 10 tahun wafatnya Gus Dur pada Senin (30/12/2019). (Channel Youtube Resonansi TV)

 Sebut Demokrasi Tak Jalan karena Banyak Hukum, Ini Penjelasan Rocky Gerung

Pengamat Politik 60 tahun ini mengakui bahwa Gus Dur memang sosok yang sering menembus batas formal, namun bagi Rocky Gerung pertemuan presiden dengan terpidana itu tetap tidaklah benar.

"Memang, tapi kan bedanya dia adalah presiden waktu itu. Jadi power (kekuasaan)-nya bisa excessive (berlebihan) kan, karena itu saya kritik," ujaar Rocky Gerung.

Halaman
123
Tags:
Rocky GerungGus DurJokowiAbdurrahman Wahid
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved