Breaking News:

Kasus Novel Baswedan

Soal Novel Baswedan, Mantan Penyidik Polri Menduga Motif Tersangka Penyerangan: Kok Dicaci Terus?

Mantan Penyidik Polri, Slamet Riyadi mengungkap dugaan soal dua oknum polisi melakukan penyiraman air keras pada Novel Baswedan pada 2017 lalu.

YouTube Talk Show tvOne
Mantan Penyidik Polri, Slamet Riyadi dalam channel YouTube Talk Show tvOne, Senin (30/12/2019). 

"Itu merupakan representasi isi kepala dua orang saja, RM dan RB saja atau sesungguhnya itu suasana batiniah yang sifatnya umum yang dialami oleh seluruh kolega RM dan RB?," ucap Reza.

"Itu tentu saja harus diselidiki."

Sekali lagi, Reza menyinggung kemungkinan terlibatnya institusi besar di balik penyerangan Novel Baswedan itu.

"Sekali lagi saya mengajak perbincangan ini bukan hanya tentang individu tapi tentang institusi," ujar Reza.

"Karena implikasinya besar di situ."

Diteriaki Pengkhianat, Novel Baswedan Pernah Tangani Kasus Korupsi para Jenderal Polisi, Apa Saja?

Lebih lanjut, Reza menyoroti soal kepindahan Novel Baswedan dari Polri ke KPK.

"Demikian pula dikatakan Novel pengkhianat sesungguhnya apa yang ada di kepala RM dan RB?," ujarnya.

"Mereka sungguh-sungguh punya sentimen negatif hanya pada individu bernama Novel Baswedan ataukah kepada seluruh personel Polisi yang kemudian bekerja yang kemudian dianggap tanda petik mengganggu institusi polri?," imbuhnya.

Melanjutkan penjelasannya, Reza kemudian mengungkap dugaannya soal vonis yang akan dijatuhkan pada kedua tersangka.

Disebutnya, vonis terhadap kedua tersangka bukanlah hal terpenting.

"Kemudian mereka berada di KPK, dua hal ini penting dikaji sebutlah beberapa pekan atau bulan yang akan datang akan jatuh vonis," ujarnya.

" Mungkin kita bayangkan RM dan RB bersalah, mungkin tak bersalah, selesai secara hukum barangkali selesai sampai di situ."

Menurutnya, yang lebih penting adalah imbas yang ditimbulkan dari penangkapan penyerang Novel Baswedan.

Reza mengkhawatirkan hubungan Polri dan KPK kembali merenggang pasca penangkapan kedua tersangka.

"Tapi imbas secara psikologis imbas secara emosional yang melibatkan dua institusi saya khawatir akan berkepanjangan," kata Reza.

"Memori kita menyimpan sekian banyak peristiwa yang maaf kata, 'Getir namun nyata' terkait relasi antar dua institusi ini."

(TribunWow.com)

 
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Novel BaswedanTersangkaYouTubeAir Keras
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved