Breaking News:

Terkini Nasional

Diminta Masuk Dunia Politik untuk Ikut Perbaiki, Rocky Gerung: Berarti Ada Kerusakan di Dalam?

Jawaban pengamat Politik Rocky Gerung disarankan untuk masuk ke dalam dunia politik oleh Politisi PDI Perjuangan (PDIP), Junimart Girsang.

Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Claudia Noventa
Indonesia Lawyers Club
Pengamat Politik Rocky Gerung di acara Dua Sisi yang tayang di Youtube Indonesia Lawyers Club, Jumat (27/12/2019). Dirinya menanggapi ajakan untuk masuk ke dalam dunia politik oleh Politisi PDI Perjuangan (PDIP), Junimart Girsang. 

TRIBUNWOW.COM - Pengamat Politik Rocky Gerung disarankan untuk masuk ke dalam dunia politik oleh Politisi PDI Perjuangan (PDIP), Junimart Girsang.

Dikutip TribunWow.com dari acara 'Dua Sisi' yang tayang di Youtube Talk Show tvOne, Kamis (26/12/2019), Junimart Girsang merasa geram dengan banyaknya kritik yang diberikan oleh Rocky Gerung untuk pemerintah.

Seperti yang diketahui, Rocky Gerung memang dikenal berani dalam memberikan kritik pedas kepada orang yang dianggapnya salah.

Bahas Jiwasraya, Rocky Gerung Pertanyakan Jokowi yang Buru-buru Sindir SBY: Tapi Menterinya Diam

Terbaru Rocky Gerung mengatakan jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak paham dengan pancasila.

Rocky Gerung mengungkit dua peran Jokowi yang dinilai tidak sesuai dengan nilai pancasila.

Yakni soal kenaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) mulai awal 2020 mendatang dan soal kebijakan untuk memindah ibu kota negara ke Kalimantan Timur.

Mendengar pernyataan dari Rocky Gerung, Junimart Girsang pun tidak tinggal diam.

Junimart Girsang menyarankan kepada Rocky untuk masuk ke dunia politik.

Hal itu bertujuan supaya Rocky Gerung bisa paham benar dengan dunia perpolitikan.

"Saya kira Bung Rocky perlu masuk ke dunia politik," ujar Junimart.

Rocky Gerung Duga Kasus Jiwasraya Sengaja Diulur untuk Kepentingan 2020: Otak Politisi Begitu

Namun, Rocky Gerung langsung menolak saran dari Junimart.

Menurut Rocky Gerung, lebih enak mengamati dari kejauhan daripada harus terjun langsung di dalamnya.

"Buat apa? Mengamati dari jauh itu lebih tajam daripada yang di dalam," sahut Rocky.

Rocky Gerung (kiri) dan Junimart Girsang (kanan) dalam kanal YouTube Talk Show tvOne, Kamis (26/12/2019). Dirinya diminta bergabung di dunia politik untuk perbaiki kerusakan, Rocky:
Rocky Gerung (kiri) dan Junimart Girsang (kanan) dalam kanal YouTube Talk Show tvOne, Kamis (26/12/2019). Dirinya diminta bergabung di dunia politik untuk perbaiki kerusakan, Rocky: Berarti ada Kerusakan di Dalam (Tangkap Layar Youtube/Indonesia Lawyers Club)

Junimart lalu mengibaratkan Rocky Gerung seperti pada pertandingan sepakbola.

Dengan memposisikan Rocky Gerung sebagai suporter.

"Kalau hanya pengamat kita kayak menonton bola seperti penonton, kita ribut sendiri yang main yang sibuk pak, itu pengamat," ucap Junimart.

Junimart meminta Rocky Gerung untuk bergabung di dunia politik dan ikut memperbaiki.

"Memperbaiki dong, masuk dong, ayo dong" ajaknya.

Debat soal Bebas Berpendapat, Rocky Gerung Sindir Junimart Girsang: Kebebasan untuk Memuji Presiden

Mendengar ucapan dari Junimart untuk diminta memperbaiki, Rocky Gerung menyimpulkan jika di dalam ada sebuah kerusakan.

"Itu kalimat yang betul memperbaiki, berarti ada kesalahan," tanya Rocky.

Namun, hal itu kembali tidak dibenarkan oleh Junimart.

"Kalau pak Rocky mengatakan ada yang kekurangtidakbaikan, masuk silahkan," jelasnya.

"Di mana kekuarangannya diperbaiki."

Menurut Rocky Gerung tidak mungkin meminta orang lain untuk memperbaiki jika tidak ada suatu kerusakan.

"Jadi diakui ada kerusakan di dalam,  karena itu poin pertama akui dulu ada kerusakan di dalam baru undang orang untuk perbaiki," tutupnya.

Simak videonya mulai menit ke: 

  

 Ungkap Pesan untuk Jokowi, Rocky Gerung Imbau Presiden Merenung sebelum Ganti Tahun, Ini Alasannya

Rocky Gerung: Kebebasan Hanya untuk Memuji Presiden

Pengamat Politik Rocky Gerung terlibat perdebatan dengan Politisi PDI Perjuangan (PDIP), Junimart Girsang.

Dikutip TribunWow.com dari acara 'Dua Sisi' yang tayang di Youtube Talk Show tvOne, Kamis (26/12/2019), perdebatan antara Rocky Gerung dan Junimart Girsang terjadi saat keduanya membahas tentang kebebasan berpendapat di negeri ini.

Rocky Gerung memberikan sindiran kepada Junimart Girsang yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

Rocky Gerung mempertanyakan makna yang sebenarnya dari kebebasan berpendapat.

Dirinya kemudian mengatakan jika Junimart Girsang memunyai versi sendiri dalam memaknai bebas berpendapat.

Rocky mengatakan yang dimaksudkan oleh Junimart, kebebasan berpendapat hanya berlaku jika bernada positif atau dalam artian memberikan pujian.

Namun sebaliknya tidak berlaku jika bernada negatif atau mengkritik. 

"Versi Pak Junimart, kebebasan berpendapat adalah kebebasan untuk memuji presiden," ujar Rocky Gerung.

"Kalau mengkritik bukan kebebasan berpendapat, dua-duanya statusnya pendapat," sambungnya.

Reaksi Rocky Gerung saat Diminta Junimart Lebih Santun Selesaikan Masalah: Saya Tak Suka Diatur-atur

Mendengar ucapan dari Rocky Gerung, Junimart memberikan penjelasan.

Junimart mengatakan jika semua orang bebas untuk memuji maupun mengkritik presiden ataupun pemerintahannya.

Namun dirinya menegaskan, jangan memanfaatkan hal itu untuk memfitnah dengan memberikan tuduhan yang tidak ada buktinya.

Junimart kemudian menyinggung soal pernyataan dari Rocky Gerung yang menilai Jokowi tidak paham dengan pancasila.

"Bang Rocky, saya kira begini, kalau disebut kebebasan berekspresi bukan berarti kita melakukan fitnah dalam tanda petik," jelas Junimart.

"Mengkritik boleh saja tapi kalau Bung Rocky mengatakan Pak Jokowi tidak paham pancasila saya kira itu terlalu naif bagi bangsa ini," imbuhnya.

Menurut Junimart, ucapan yang diberikan oleh Rocky Gerung merupakan sebuah fitnah.

Junimart menilai Jokowi tentunya paham dengan pancasila dan itu terlihat dari perilakunya.

"Bagaimana mungkin seorang Pak Jokowi tidak paham pancasila, sementara dari sikap perilaku dia itu menunjukkan nilai-nilai pacasila," kata Junimart.

Rocky Gerung dalam tayangan YouTube Talk Show tvOne, Kamis (26/12/2019). Rocky Gerung mengimbau Jokowi untuk merenung.
Rocky Gerung dalam tayangan YouTube Talk Show tvOne, Kamis (26/12/2019). Rocky Gerung mengimbau Jokowi untuk merenung. (YouTube Talk Show tvOne)

Mendengar ucapan dari Junimart, Rocky Gerung memberikan sanggahan.

Dirinya menyebut Jokowi tidak paham Pancasila bukan dilihat dari perilaku.

"Bukan soal perilaku," terag Rocky.

"Jadi soal apa?," tanya Junimart.

"Pengertian dia tentang pancasila," jawab Rocky.

"Bapak mau pengertian atau pancasila pak? Kan begitu," ujar Junimart.

 Kekeh Sebut Jokowi Tak Paham Pancasila, Rocky Gerung Imbau Politisi PDIP Tak Emosi, Lihat Reaksinya

Setelah melakukan perdebatan, Rocky Gerung akhirnya memberikan penjelasan terkait ucapannya.

"Oke saya hormati pendapat Pak Junimart, gini ya saya terangin pelan-pelan," kata Rocky.

"Kita jangan berkhayal pak, kita lihat realita jangan berkhayal terus," ucap Junimart.

"Oke, saya tidak berkhayal, saya kasih tahu poin saya ya," kata Rocky.

Rocky Gerung lalu meminta kepada Junimart untuk memberikan bukti jika Jokowi benar-benar paham pancasila.

"Junimart punya pendapat Jokowi paham pancasila, pendapat Junimart menghina saya karena bagi saya dia (Jokowi) tidak paham (pancasila)," sambung Rocky.

"Kan dua-duanya pendapat kan, Anda mesti buktikan bahwa Pak Jokowi paham pancasila," tantang Rocky.

"Anda harus buktikan bahwa Pak Jokowi paham pancasila, saya bisa buktikan Pak Jokowi tidak paham pancasila."

Lebih lanjut Rocky Gerung mengatakan jika semua itu merupakan pendapat.

Jadi menurutnya, tidak ada yang salah dari sebuah pendapat.

"Dua-duanya pendapat, jadi jangan kasih emosi di sini, ini cuma pendapat," ujar Rocky.

"Bukan emosi pak, bukan emosi, sekarang begini pak, Pak Rocky mengatakan Pak Jokowi tidak paham, saya mau tanya di mana ketidakpahaman beliau," jawab Junimart.

(TribunWow/Elfan Fajar Nugroho)

Tags:
Rocky GerungPartai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)Junimart Girsang
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved