Breaking News:

Terkini Daerah

Tanggapan Wakil Gubernur Papua soal Pengunduran Diri Wakil Bupati Nduga: Ada Mekanismenya

Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal menyayangkan keputusan pengunduran diri Wakil Bupati Nduga Wentius Namiangge.

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Rekarinta Vintoko
KOMPAS.com/DHIAS SUWANDI
Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal. 

TRIBUNWOW.COM - Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal menyayangkan keputusan Wakil Bupati Nduga Wentius Nemiangge untuk mengundurkan diri.

"Mundur atau tidak sebagai pejabat daerah itu ada mekanisme yang mengatur soal (pengunduran) itu. Kami berharap, pemimpin juga harus lebih arif dan bijaksana dalam melihat hal ini secara lebih luas. Apakah dia mengundurkan diri itu sifatnya harfiah atau mundur secara politik," ujar Klemen di Jayapura, seperti dikutip dari Kompas.com, Jumat (27/12/2019).

Menurut Klemen, Pemerintah Provinsi Papua akan segera mengkonfirmasi pernyataan Wentius tersebut.

Foto Wakil Bupati Nduga Wentius Nimiangge berorasi tentang diskriminasi perlakuan pemerintah pusat terhadap masyarakat Papua khususnya Nduga yang diunggah oleh akun twitter Timur Matahari @jayapuraupdate
Foto Wakil Bupati Nduga Wentius Nimiangge berorasi tentang diskriminasi perlakuan pemerintah pusat terhadap masyarakat Papua khususnya Nduga yang diunggah oleh akun twitter Timur Matahari @jayapuraupdate (twitter/@jayapuraupdate)

Mahfud MD Ngaku Curiga Mundurnya Wakil Bupati Nduga Bentuk Manuver Politik: Sering Juga Terjadi

Ia juga menyampaikan ada prosedur tertentu yang harus ditempuh ketika pejabat pemerintah hendak mengundurkan diri.

"Soal mundurnya Wakil Bupati Nduga dari jabatannya akan kami lihat lagi, karena itu adalah spontanitas dari beliau pada saat di lapangan dan juga kami harus melakukan klarifikasi lagi karena apapun fakta nantinya itu tetap akan ada mekanisme yang dijalankan," katanya.

Ia melanjutkan, konflik bersenjata di Kabupaten Nduga harus bisa segera diatasi karena masyarakat menjadi korban.

"Kalau mewakili masyarakat Nduga, tentu Pemerintah Provinsi dan pusat harus serius. Masyarakat Nduga berapa sih Sedikit, tapi kalau tidak ditangani dengan baik, kasihan," lanjutnya.

Menurut Klemen, pembangunan di Kabupaten Nduga tidak dapat berjalan baik karena selalu ada gangguan keamanan yang membuat masyarakat menjadi takut.

Pernyataan pengunduran diri Wakil Bupati Nduga Wentius Namiangge telah menuai pro dan kontra dari berbagai tokoh.

Ia mengeluarkan pernyataan tersebut setelah sopir pribadinya, Hendrik Lobere menjadi korban penembakan saat berjalan di Kampung Yosema, Distrik Kenyam, Nduga, Papua pada 20 Desember 2019.

Menurut keterangan Wentius, keadaan di Kampung Yosema saat itu relatif kondusif dan tidak ada kontak senjata.

"Tidak ada kontak senjata, itu di tengah jalan dia dapat tembak," kata Wentius yang mengaku sedang berada di Distrik Kenyam, Jumat (27/12/2019).

Tanggapi Viral Wabup Nduga Wentius Nemiangge Mundur, Tito Karnavian: Bisa Jamin Tak Ada Pembantaian?

Viral Video Pengunduran diri Wakil Bupati Nduga

Beredar video Wakil Bupati Nduga Wentius Nimiangge menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Wakil Bupati Nduga.

Pada video yang beredar, Wentius Nimiangge tampak sedang berorasi mengeluhkan soal kehadiran aparat keamanan Indonesia yang berada di wilayah Nduga.

Halaman
12
Tags:
PapuaKabupaten NdugaWentius NimianggeJayapuraKlemen Tinal
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved