Breaking News:

Terkini Daerah

Soal Kerusuhan di Yahukimo, Kapolda Papua: Itu Akibat dari Ulah Anggota Polisi

Kapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw menyebut kasus kerusuhan di Kabupaten Yahukimo terjadi karena ulah anggota polisi.

KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDI
Kapolda Papua, Irjen Paulus Waterpauw. 

TRIBUNWOW.COM - Kapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw mengingatkan anggota di jajaran Polres Mimika untuk tidak bertindak arogan dalam menangani masalah.

Hal ini disampaikan Kapolda terkait kerusuhan yang terjadi di Kabupaten Yahukimo, pekan lalu.

Diketahui, kerusuhan terjadi bermula dari seorang polisi yang menegur seorang warga yang buang air sembarangan di dalam area Mapolres Yahukimo.

Anggota Brimob Polda Riau Tewas Dikeroyok Massa di Yahukimo Papua, Ini Kronologinya

Menurut Paulus, apabila polisi tersebut menegur dengan baik tanpa menggunakan kekerasan, maka tidak akan terjadi kericuhan dan menyebabkan korban jiwa dari kepolisian.

"Jangan sering menggunakan kekerasan, kejadian di Yahukimo itu akibat dari ulah anggota. Bukan menegur dengan kata-kata, tetapi dengan kekerasan sehingga oknum masyarakat tidak menerima," kata Paulus, ketika memimpin apel di halaman Mapolres Mimika, Senin (23/12/2019).

Untuk itu, Paulus mengingatkan anggota di jajaran Polres Mimika dan BKO Brimob untuk tidak bertindak arogan kepada masyarakat.

Andai Tak Direkomendasi, Purnomo Tolak Dampingi Gibran di Pilkada Solo: Saya Sudah 2 kali Jadi Wakil

Sebab, polisi adalah pengayom masyarakat, sehingga harus dilindungi.

Namun, apabila masyarakat itu salah tentunya harus diproses hukum.

Tapi tidak ditangani dengan kekerasan.

Diberitakan sebelumnya, penganiayaan terhadap anggota Brimob dari Mapolda Riau yang ditugaskan ke Papua, Brigadir Hendra Saut Sibarani, diawali saat anggota Polres Yahukimo, menegur seorang pria yang buang air kecil sembarangan di sekitar Mapolres Yahukimo, Papua, Rabu (18/12/2019) lalu.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Kamal mengatakan, awalnya anggota yang sedang melaksanakan piket penjagaan di Mapolres Yahukimo menyelesaikan kesalahpahaman antara Camat Distrik Lolat dengan masyarakat Lolat (pak guru).

Petugas kemudian melihat ada warga yang buang air kecil di samping pos jaga Mapolres Yahukimo.

Polisi yang menegur warga itu malah dihina.

Perjalanan Politik Gibran Menuju ke Pilkada Solo, Temui Megawati hingga Tunggu Hak Prerogatif PDIP

Pertengkaran terjadi.

Warga tersebut memanggil warga lainnya yang sedang berkumpul di pinggir jalan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Tags:
PapuaYahukimoPolisiTewas
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved