Breaking News:

Kabar Ibu Kota

Deretan Kejadian di Tol Layang Jakarta-Cikampek sejak Dibuka, Kemacetan hingga Terjadi Kecelakaan

Berikut beberapa kejadian unik di Tol Layang Jakarta-Cikampek sejak pertama kali dibuka untuk umum.

WARTA KOTA/Angga Bhagya Nugraha
Kendaraan melintasi Jalan Tol Jakarta Cikampek II atau Japek Elevated saat ujicoba cek perlintasan di Kawasan Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Minggu ( 8/12/2019). PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC), akan membuka jalan Tol Japek Elevated secara fungsional pada musim Libur Natal dan Tahun Baruu 2020 mulai tanggal 20 Desember mendatang. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha 

TRIBUNWOW.COM - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek atau Jakarta-Cikampek'>Tol Jakarta-Cikampek II Elevated pada Kamis (12/12/2019).

Tiga hari setelahnya, tol dibuka untuk umum pada Minggu (15/12/2019). PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyatakan, pada tahap awal jalan tol tersebut bisa beroperasi tanpa tarif atau gratis.

Paling tidak selama periode libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

Macet di Tol Layang Jakarta-Cikampek (Japek) hingga 2 Jam, Ini Kata Menhub Budi Karya

Jokowi memprediksi, adanya jalan layang bebas hambatan ini dapat mengurangi kemacetan hingga 30 persen khususnya ketika periode akhir tahun.

Namun, karena tol tidak memiliki gerbang masuk dan keluar di tengah jalan, serta tidak memiliki rest area dan tempat pengisian bahan bakar.

Beberapa pengendara mengalami kendala, apalagi bagi yang abai terhadap berbagai aturan yang diterapkan di sana.

Berikut beberapa kejadian unik di Tol Layang Jakarta-Cikampek sejak pertama kali dibuka untuk umum:

1. Mobil Overheat Jadi Penyebab Kemacetan Panjang

Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Fahri Siregar menyebutkan, terdapat minibus yang overheat di ruas Tol Layang Jakarta-Cikampek sehingga jalan mengalami hambatan.

"Kejadian ini sekitar jam 11.30 WIB. Minibus yang overheat itu di jalur kanan, dia mencoba menepi ke bahu jalan. Otomatis, karena posisinya tersebut, kendaraan di belakang ikut terhambat," katanya kepada Kompas.com, Sabtu (21/12/2019).

Penjelasan Kementerian PUPR soal Viral Foto Tol Layang Jakarta-Cikampek yang Bergelombang

Peristiwa tersebut terjadi di Kilometer 22-23 ruas Tol Layang arah Cikampek. Namun, Fahri mengklaim, pemindahan kendaraan ke bahu jalan tidak memakan waktu sampai satu jam.

"Kendaraan juga masih bisa jalan, tapi padat. Sebab, sejak pagi banyak yang mau mencoba tol elevated ini," ujar dia.

2. Pengendara Pipis Sembarangan di Bahu Jalan

Jelang libur Natal dan Tahun Baru 2020, jalan tol layang Jakarta-Cikampek sepanjang 36,4 kilometer dipadati kendaraan pribadi.

Pengendara disebut antusias untuk segera mencoba tol layang terpanjang di Indonesia itu.

Menariknya, karena tol layang tidak memiliki rest area, sejumah orang malah ada yang buang air kecil di tengah-tengah jalan akibat tak sanggup menahan rasa buang air kecil karena kemacetan.

"Oleh sebab itu, penting untuk pengguna layang Japek melakukan persiapan, termasuk buang air kecil sebelum berangkat. Karena kita baru bisa ketemu rest area saat turun tol layang, tepatnya di Km 57 sekitar daerah Karawang atau 5-10 menit usai tol layang," kata Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno.

Mulai Hari Ini, Tol Layang Jakarta-Cikampek (Japek) Gratis untuk Umum

3. Terjadi Kecelakaan Beruntun

Kecelakaan beruntun terjadi di tol layang, tepatnya di Kilometer 27 pada Minggu (22/12/2019) sekitar pukul 09.00 WIB.

Meski tidak menimbulkan korban, sebagaimana dikutip Kompas.id, kejadian ini mengakibatkan arus lalu lintas di ruas tol menjadi tersendat.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved