Breaking News:

Terkini Nasional

Begini Jawaban Ahok selaku Komisaris Utama Pertamina saat Ditantang Jokowi Kurangi Impor BBM

Ahok ditunjuk sebagai Komisaris Utama Pertamina oleh Menteri BUMN Erick Thohir pada November lalu.

Editor: Mohamad Yoenus
Tangkap Layar Instagram/@basukibtp
Tangkap layar unggahan Instagram Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat menggelar pertemuan dengan Presiden Jokowi saat meninjau kilang PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (21/12/2019). 

Ada yang menganggap Ahok tak pantas menjadi petinggi di salah satu perusahaan besar BUMN.

Sebab, mantan Gubernur DKI Jakarta itu dianggap bukan sosok yang bersih.

Selain soal impor BBM, pekerjaan rumah lainnya yang harus dibereskan Ahok yakni soal penyelesaian realisasi B30. 

Dia juga ditantang untuk menyelesaikan persoalan piutang Pertamina yang harus ditagih ke pemerintah, dalam hal ini Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Utang pemerintah ke Pertamina cukup besar.

Per Mei 2019, pemerintah disebut memiliki utang ke Pertamina sebesar Rp 41,6 triliun.

Utang tersebut berasal dari kompensasi dari pemerintah ke Pertamina yang telah menjual harga BBM premium dan solar di bawah harga keekonomiannya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ditantang Jokowi Kurangi Impor BBM, Ini Jawaban Ahok"

Sumber: Kompas.com
Tags:
AhokJokowiPertamina
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved