Cerita Selebriti
Kabar Faye Nicole Jones yang Terseret Kasus Suap Wawan hingga Pernah Mangkir dari Panggilan KPK
Artis Faye Nicole Jones (20) memberikan kabar terbarunya setelah terseret kasus suap Wawan atau Tubagus Chaeri Wardhana.
Editor: Tiffany Marantika Dewi
"Dia (Faye) lagi fokus kuliah. Nanti malah jadi beban untuk anak umur seumur dia ya, kalau kaya gini jadi beban terus soalnya," ujar Derry.
• Ivan Gunawan Bagikan Momen Manis saat Ulang Tahun Faye Malisorn
Mangkir Dari Panggilan KPK
Artis sekaligus model belia Faye Nicole Jones mangkir dari pemanggilan tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (18/12/2019) kemarin.
Faye Nicole sedianya diperiksa dalam kasus suap pemberian fasilitas atau perizinan keluar Lapas Klas I Sukamiskin. Ia diperiksa sebagai saksi untuk Tubagus Chaeri Wardhana alias Wawan.
Pelaksana Harian Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati mengatakan pihaknya belum mendapat keterangan alasan ketidakhadiran Faye.
"Sampai saat ini belum ada informasi mengenai alasan ketidakhadirannya," kata Yuyuk di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (18/12/2019).
Yuyuk belum bisa menentukan kapan jadwal pasti pemanggilan ulang Faye. Hal tersebut, katanya, tergantung kebutuhan tim penyidik.
Belum Ada Surat Panggilan
Sebelumnya, pihak manajemen Faye buka suara terkait ketidak hadiran dara manis kelahiran Berlin, Jerman 9 Oktober 1999 itu.
"Sampai hari ini saya konfirmasi sekali lagi, belum ada surat panggilan yang masuk kedalam manajemen Faye," kata pihak Manajemen Faye Nicole, yang enggan disebutkan namanya.
Manajemen juga menambahkan bahwa wanita bernama lentkap Faye Nicole Jones tidak kabur dari panggilan dan sedang berada di Bandung, Jawa Barat.
"Karena sampai sekarang pun Faye masih di Bandung untuk kuliah," ucap manajemen Faye Nicole.
Sebagaimanadiketahui, dalam persidangan terungkap bahwa Wawan pernah menyuap mantan Kalapas Sukamiskin Wahid Husen untuk mengencani seorang artis di sebuah hotel daerah Bandung.
Nama Faye Nicole Jones santer terdengar sebagai artis yang dikencani oleh Wawan di sebuah hotel daerah Bandung.
KPK mengaku telah mengantongi rekaman Closed Circuit Television (CCTV) terkait plesiran narapidana Wawan dari Lapas Sukamiskin Bandung.