Kabinet Jokowi
Sebut Prabowo Subianto Jadi Matahari di Kabinet, Rocky Gerung: Presiden Jokowi Jadi Gelap
Pengamat politik Rocky Gerung memberikan tanggapan soal sosok-sosok di pemerintahan yang kini jadi sorotan.
Penulis: Laila N
Editor: Mohamad Yoenus
"Politik internasional sudah berubah, gradasi kita dalam demokrasi turun, macam-macam."
"Jadi membaca seluruh berita internasional, disorotkan pada Indonesia, pada hal-hal yang buruk."
"Dan itu memperlihatkan orkestra yang dipimpin oleh yang namanya Joko Widodo itu enggak jalan."
"Apa yang harus dilakukan? Ya ganti partitur, atau ganti pemain orkesnya," imbuhnya.
Pembawa acara lantas menanyakan soal Prabowo yang jadi matahari di kabinet.
Kritik Kinerja Juru Bicara
Rocky Gerung menyebut, bahwa ada menteri lain yang berupaya jadi matahari, tapi kalah dengan sinar Prabowo.
"Pak Mahfud berupaya itu, tapi kan kameranya ke Prabowo terus kan, Pak Nadiem berupaya, tapi kameranya ke Nadiem terus kan," kata Rocky Gerung.
"Jadi itu yang terjadi, nah itu harusnya di awal sudah bisa dibaca oleh presiden."
"Pembacaan itu disampaikan pada juru bicara presiden misalnya, lalu juru bicara melakukan misalnya public address," sambungnya.
Rocky Gerung kemudian mengkritik kinerja juru bicara istana.
"Tapi juru bicara juga gagu, karena enggak punya ide," ungkapnya.
• Tanggapan Gerindra soal Megawati Ngaku Pernah Selamatkan Prabowo: Saatnya Kerja Bukan Nyinyir
"Kita enggak ngerti istana juru bicaranya siapa coba? Ya ada namanya, tapi dia enggak mampu mengolah public issues untuk bikin cover terhadap kebijakan itu."
"Diam-diam lakukan sesuatu dulu supaya Pak Jokowi punya kesempatan konsolidasi di dalam kan."
"Tapi ini juru bicara enggak berfungsi, padahal masyarakat nunggu itu," imbuhnya.
Simak selengkapnya dalam video di bawah ini mulai menit awal:
(TribunWow.com/Lailatun Niqmah)