Masa Jabatan Presiden
Soal Wacana Masa Jabatan Presiden 3 Periode, Presiden Jokowi: Cari Muka
Presiden Jokowi berikan tanggapan soal penambahan masa jabatan presiden di Istana negara, Senin (2/12/2019).
Penulis: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Hal ini dikarenakan rakyat merupkan legitimasi kekuasaan negara dan pemerintah.
Sebagai hasil pemilihan langsung oleh rakyat, Jokowi juga mengatakan dirinya tidak mendukung presiden dipilih oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).
"Saya ini produk pilihan langsung rakyat, masa saya mendukung pemilihan presiden oleh MPR?." ujar Jokowi.
Hal lain yang mejadikan pemerintah mengambil sikap ini adalah, soal ketercapaian cita-cita bangsa.
Menurut pemerintah, keberhasilan suatu bangsa sangat ditentukan oleh penentuan dan pemilihan pemimpin nasional secara langsung.
• Minta Jokowi Ambil Sikap soal Penambahan Masa Jabatan Presiden, Humprey Djemat: Diam Berarti Setuju
Sementara itu dalam kesempatan yang berbeda, politisi Nasdem Willy Aditya ikut menanggapi soal pernyataan Jokowi tersebut.
Dilansir dari laman Kompas.com, Senin (2/12/2019), menurutnya, Jokowi tak perlu berlebihan dalam menanggapi persoalan ini.
Willy menilai, hal tersebut merupakan aspirasi dari masyarakat.
"Itu tidak terkait pribadi Pak Jokowi. Itu adalah aspirasi masyarakat. Kalau dalam konteks itu Pak Jokowi tak usah baper (bawa perasaan) ya. Itu justru aspirasi publik," ujar Willy di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (2/12/2019).
Soal tudingan mencari muka, Willy pun menampiknya.
"Bukan mencari muka. Buat apa partai mencari muka sama Pak Jokowi. Enggak. Bukan itu konteksnya," tegas Willy.
Willy mengatakan, konteks dari wacana penambahan masa jabatan presiden ini adalah agar masyarakat dapat mendiskusikannya.
Selain itu, hal tersebut juga dapat dikaji.
"Sebagai sebuah diskusi wajar saja. Bukannya politik ide ini lantas disalahkan dan jangan dicurigai. Kan ini bukan ke pribadi Pak Jokowi. Nah kalau ada Persiden berikut nya kan (bisa diterapkan)," beber Ketua DPP Nasdem ini.
Willy berujar agar usulan ini dpat dikaji oleh peneliti, akademisi, ataupun masyarakat biasa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/presiden-jokowi-dalam-perbincangan-dengan-wartawan-istana.jpg)