Masa Jabatan Presiden
Soal Wacana Masa Jabatan Presiden 3 Periode, Presiden Jokowi: Cari Muka
Presiden Jokowi berikan tanggapan soal penambahan masa jabatan presiden di Istana negara, Senin (2/12/2019).
Penulis: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Adanya wacana penambahan masa jabatan presiden menjadi tiga periode akhirnya membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) buka suara.
Dalam tayangan video YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (3/12/2019), menurutnya, ada tiga kemungkinan mengapa wacana tersebut muncul ke permukaan.
"Satu ingin menampar muka saya, dua ingin cari muka, padahal saya udah punya muka, tiga ingin menjerumuskan," ujar Jokowi saat acara bincang santai dengan wartawan kepresidenan.
• Jokowi Curiga Dirinya Dijebak dengan Wacana Presiden 3 Periode: Ingin Menjerumuskan
Di awal ia juga menjelaskan, dirinya sendiri merupakan hasil dari pemilihan langsung oleh rakyat.
Terkait dengan munculnya rencana Amandemen Undang-undang Dasar (UUD) 1945, Jokowi pun sempat mengkhawatirkan hal ini.
Jokowi tak ingin hal pokok amandemen yang awalnya membahas soal Garis Besar Haluan Negara (GBHN) itu kemudian melebar ke hal lain, seperti yang sedang diperbincangkan saat ini, yaitu penambahan masa jabatan presiden.
"Nah sekarang ini kenyataannya seperti itu," kata Jokowi.
Presiden kemudian mengatakan dengan adanya rencana Amandemen UUD 1945, membuat banyak pihak yang mengusulkan penambahan masa jabatan presiden.
"Ada yang lari ke presiden dipilih MPR, ada yang lari presiden tiga periode, ada yang lari presiden satu kali tapi delapan tahun," papar Jokowi.
Menurut Jokowi, apabila akhirnya menjadi seperti ini, lebih baik rencana soal amandemen dibatalkan.
Jokowi menilai ada urusan yang lebih penting ketimbang memikirkan hal tersebut.
"Ya kita konsentrasi saja ke tekanan-tekanan nasional yang tidak mudah diselesaikan," ucap Jokowi.
Presiden dalam kesempatan sebelumnya juga sudah mengeluarkan pernyataan resminya melalui rilis media yang diunggah Juru Bicara Presden Fadjroel Rachman dalam akun Instagram @fadjroelrachman.
Tangkapan layar unggahan Instagram Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman (Instagram @fadjroelrachman)
"Presiden Tetap Dipilih Rakyat Secara Langsung. "Saya ini produk pilihan langsung dari rakyat. Masa saya mendukung pemilihan presiden oleh MPR," kata Presiden @jokowi ~ #Jubir" tulis Fadjroel Rachman, Sabtu (30/11/2019).
Dalam rilis media itu disebutkan, pemilihan presiden tetap dilakukan secara langsung oleh rakyat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/presiden-jokowi-dalam-perbincangan-dengan-wartawan-istana.jpg)