Breaking News:

Terkini Nasional

Tolak Pilpres Melalui MPR, Jokowi: Saya Ini Produk Pilihan Langsung dari Rakyat

Presiden Jokowi menegaskan tidak menginginkan sistem pemilihan presiden ke depan melalui MPR.

Instagram @jokowi
Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

TRIBUNWOW.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menegaskan tidak menginginkan sistem pemilihan presiden ke depan melalui Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).

Menurut Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman, penegasan tersebut disampaikan Presiden Jokowi saat pidato pada 15 Agustus 2019, dimana dirinya dipilih secara langsung oleh rakyat.

"Beliau tegas mengatakan, 'Saya lahir dari pemilihan presiden secara langsung, karena itu, saya akan tetap mendukung pemilihan presiden secara langsung, tidak melalui MPR'," kata Fadjroel di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (29/11/2019).

Bambang Soesatyo Tegaskan Wacana Penambahan Masa Jabatan Presiden Tak Berasal dari MPR

Minta Jokowi Ambil Sikap soal Penambahan Masa Jabatan Presiden, Humprey Djemat: Diam Berarti Setuju

Oleh sebab itu, kata Fadjroel, meski ada kelompok masyarakat yang menginginkan atau mengusulkan pemilihan presiden melalui MPR, maka presiden tidak akan setuju.

"Apapun pendapat masyarakat, pak Jokowi tegas katakan, lahir dari Pilkada langsung, baik di solo, gubernur Jakarta, dan lahir juga dari pemilihan presiden langsung, dua kali, di Jndonesia karena itu sesuai dengan konstitusi UUD 1945," paparnya.

Pada Jumat (29/11/2019), Fadjroel Rachman melalui akun instagram pribadinya mengunggah sebuah rilis yang berkaitan dengan hal tersebut.

Dalam rilis tersebut tertulis Presiden Jokowi menegaskan bahwa pemilihan presiden langsung merupakan bagian dari proses memperoleh pemimpin yang berkualitas.

Penegasan tersebut menjelaskan sikap politik pemerintah terkait gagasan pemilihan presiden melalui MPR.

Dalam unggahan tersebut Fajdroel menuliskan caption yang menyebutkan kutipan Presiden Jokowi yang mengatakan dirinya adalah produk pilihan langsung dari rakyat.

Sehingga ia tidak mendukung pemilihan presiden oleh MPR.

"Presiden Tetap Dipilih Rakyat Secara Langsung. "Saya ini produk pilihan langsung dari rakyat. Masa saya mendukung pemilihan presiden oleh MPR," kata Presiden @jokowi ~ #Jubir," tulis Fajdroel di akun Instagramnya, Jumat (29/11/2019).

Sebelumnya, Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siradj, menyampaikan usulan agar pemilihan presiden dan wakil presiden kembali dilakukan oleh MPR.

Hal tersebut disampaikan oleh Said Aqil kepada pimpinan MPR di kantor PBNU, Jln Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (27/11/2019). Saiq Aqil mengatakan bahwa usulan tersebut merupakan usulan Munas NU 2012 di Pesantren Kempek, Cirebon, Jawa Barat.

"Tentang pemilihan presiden kembali ke MPR, itu keputusan Munas NU di Kempek Cirebon 2012," ujar Said Aqil di kantor PBNU, Jln Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (27/11/2019).

Menurut Said Aqil, keputusan tersebut diambil melalui musyawarah para kiai NU. Pertimbangan NU memberikan usulan itu karena besarnya biaya yang ditanggung akibat pemilihan presiden secara langsung terutama ongkos sosial.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Tags:
JokowiMPRFadjroel RachmanSaid Aqil SiradjPengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved