Staf Khusus Presiden
Kecewa Presiden Angkat Staf Khusus Milenial, BEM Trisakti Justru Singgung 'Bagi-bagi Kue' Era Jokowi
Perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Trisakti, Edmund Seko mengungkapkan kekecewaannya terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Rekarinta Vintoko
Putri dan enam orang lainnya dipilih untuk membantu kinerja Presiden Jokowi dengan memberi masukan konstruktif-inovatif dunia milenial.
Dalam tayangan YouTube tvOneNews, Kamis (21/11/2019), Jokowi menyampaikan tujuan dipilihnya anak-anak milenial.
"Ketujuh anak muda ini akan menjadi teman diskusi saya, harian, mingguan, bulanan, memeberikan gagasan segar yang inovatif," papar Jokowi.
"Sehingga kita bisa mencari cara-cara baru, cara-cara yang out of the box yang melompat untuk mengejar kemajuan negara kita."
Jokowi berharap dengan hadirnya mereka, dapat menjadi jembatan dengan generasi milenial.
Menurutnya dengan masuknya ketujuh anak muda ini, akan membawa hal baru dalam pemerintahannya.
"Saya yakin dengan gagasan-gagasan segar, dengan gagasan-gagasan kreatif untuk membangun negara ini."
"Kita akan lihat nanti gagasan-gagasan itu apakah dapat diterapkan dalam pemerintahan," pungkas Jokowi.
• Sosok Andi Taufan Garuda Putra, Staf Khusus Presiden Jokowi Berprestasi, Lulusan ITB dan Harvard
• Jadi Staf Khusus Presiden, Putri Tanjung Ungkap Jasa Didikan Ayahnya: Dari Kecil Itu Gue Digoreng
Berikut merupakan daftar 7 Staf Khusus Presiden kategori Milenial:
1. Angkie Yudistia, Pendiri Thisable Enterprise
2. Aminuddin Ma’ruf, Mantan Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Periode 2014-2017.
3. Adamas Belva Syah Devara, Pendiri Ruang Guru.
4. Ayu Kartika Dewi, Perumus Pergerakan Sabang Merauke.
5. Putri Indahsari Tanjung, CEO dan Founder Creativepreneur.
6. Andi Taufan Garuda Putra, CEO Amarta.