Ahok Jadi Bos Pertamina
Ahok Jadi Komisaris Utama Pertamina, Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto: Keberaniannya Sangat Dibutuhkan
Masuknya Ahok menjadi Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) menjadi harapan baru bagi Pertamina karena keberanianya.
Editor: Lailatun Niqmah
"Yang pasti Pak Ahok itu ditugaskan oleh Pak Erick Thohir Pak BUMN itu adalah untuk menurunkan impor BBM," ujar Arya.
Sehingga dengan ditugaskannya Ahok untuk menurunkan tingkat impor, nantinya akan ketahuan apakah di Pertamina ada mafia atau tidak.
"Nah di sini kan sudah bisa ketahuan, bahwa hilangnya itu kan ketahuan nanti penurunan impor, akan ada yang marah nanti kalau betul ada mafia itu," jelas Arya.
Ia menegaskan bahwa Pertamina berencana langsung untuk membeli minyak mentah melalui perusahaan Aramko.
Sehingga, itu mencegah atau memotong jalan mafia.
"Nah yang kedua adalah dibuatnya kilang-kilang ini kan langsung nanti yang disampaikan oleh Aramko."
"Itu kan dari Aramko yang menjual bahan mentahnya gitu, ini bagian juga dari potongan yang namanya mafia tadi," terang Arya.
Selain itu, Ahok ditugaskan agar Pertamina benar-benar langsung membeli minyak mentah dari produsen bukan melalui pihak ketiga.
"Nah inilah nanti tugasnya Pak Ahok sama temen-temen komisarisnya, untuk memastikan supaya di samping impor minyak turun, juga memastikan bahwa nantinya makin banyaklah kita membeli minyak langsung dari produsennya," jelas Arya.
• Tanggapi Penolakan Serikat Pekerja Pertamina, Ahok: Dia Tidak Tahu Saya Sudah Lulusan S3 Mako Brimob
"Itu tugas Pak Ahok nantinya," imbuhnya.
Kendati demikian, Arya mengatakan Ahok akan mempelajari lagi proses pembelian minyak mentah.
Apakah trader memang diperlukan dalam pembelian tersebut.
"Nanti akan dipelajari Pak Ahok dan teman-teman di minyak apakah memang apakah perlu tradder atau enggak biarlah Pak Ahok dan kawan-kawan yang akan beliau lihat nantinya untuk diberikan kepada temen-temen direksi," terangnya.
Arya sekali lagi menegaskan bahwa nantinya Ahok ditugaskan untuk menurunkan tingkat impor Pertamina.

"Tapi tugas utama mereka, Beliau adalah menurunkan impor ini akan ketahuan kok, akan terbuka semua," ulang Arya.