Ahok Jadi Bos Pertamina
Ahok Disuruh Turunkan Impor Pertamina, Arya Sinulingga: Nanti Ada yang Marah kalau Betul Ada Mafia
Staf Khusus BUMN Bidang Komunikasi, Arya Sinulingga membeberkan tugas Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjadi Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina.
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Lailatun Niqmah
"Nanti akan dipelajari Pak Ahok dan teman-teman di minyak apakah memang apakah perlu tradder atau enggak biarlah Pak Ahok dan kawan-kawan yang akan beliau lihat nantinya untuk diberikan kepada temen-temen direksi," terangnya.
Arya sekali lagi menegaskan bahwa nantinya Ahok ditugaskan untuk menurunkan tingkat impor Pertamina.
"Tapi tugas utama mereka, Beliau adalah menurunkan impor ini akan ketahuan kok, akan terbuka semua," ulang Arya.
Selain itu, Arya kembali menyinggung bahwa Pertamina kini berencana membeli minyak dari produsennya langsung.
"Seperti yang saya katakan tadi Aramko kan sudah langsung kerja sama dengan Pertamina juga untuk memasok kilang-kilang yang akan dibangun oleh mereka juga oleh Pertamina ini langsung dari produsennya Aramko," terang dia.
Lihat videonya mulai menit ke-8:18:
Kejanggalan di Pertamina
Anggota DPR fraksi Partai NasDem, Kurtubi membongkar kejanggalan-kejanggalan yang terjadi di Pertamina.
Hal itu diungkapkan Kurtubi saat menjadi narasumber dalam acara Sapa Indonesia Malam pada Senin (25/11/2019).
Kurtubi mengatakan, sebenarnya cukup mudah membongkar Mafia Migas di Pertamina.
"Dari dulu saya bilang kalau itu yang disebut dengan Mafia Migas solusinya amat sangat gampang," kata Kurtubi seperti dikutip TribunWow.com dari Kompas TV pada Selasa (26/11/2019).
Ia mengatakan bahwa selama ini Pertamina membeli minyak tidak langsung dari produsennya.
"Kita Pertamina mau membeli minyak mentah dari luar negeri mustinya beli langsung dari produsennya."
"Kalau lewat bukan produsen, lewat trader," ujar Kurtubi.
Sedangkan, Kurtubi menjelaskan bahwa trader bukan produsen.