Terkini Nasional

Pengangguran Bakal Diberi Insentif Rp 3 Juta hingga 7 Juta Tahun 2020, Ini Penjelasannya

Ida mengatakan total anggaran program Kartu Prakerja yang ada di Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2020 adalah sejumlah Rp 10 triliun.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/10/2019). Baru-baru ini, Ida Fauziah mengatakan bahwa pemerintah mengucurkan dana Rp 3-7 juta per kepala untuk peserta program Kartu Prakerja. 

TRIBUNWOW.COM - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah mengungkapkan pemerintah akan mengeluarkan insentif sebesar Rp 3,65 juta sampai dengan Rp 7,65 juta per kepala untuk peserta program Kartu Prakerja yang dimulai tahun depan atau tahun 2020.

Hal itu diungkapkannya dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR, Rabu (20/11/2019).

Ida menjelaskan insentif tersebut diberikan kepada peserta untuk empat keperluan, yang pertama untuk membiayai pelatihan.

Inilah Fungsi Kartu Pra Kerja, Bisa Ikuti Program Pelatihan hingga Dapat Dana Insentif

"Biaya pelatihan Rp 3 juta sampai Rp 7 juta itu bergantung dari jenis pelatihan yang diikuti peserta," ujar Ida di Ruang Rapat Komisi IX DPR, Senayan, Jakarta.

Yang kedua untuk biaya sertifikasi.

Ida mengatakan biaya tersebut akan disubsidi pemerintah.

Subsidi diberikan sebanyak Rp 0 sampai Rp 900 ribu.

Ketiga, lanjut Ida, untuk insentif pasca pelatihan.

Peserta akan diberikan insentif sebesar Rp 500 ribu untuk kebutuhan melamar pekerjaan.

"Ini insentif untuk persiapan pelamaran kerja. Karena mereka posisinya pencari kerja, maka bisa dilihat mereka tidak dalam status finansial untuk mencari lowongan," ujarnya.

Tolak Ahok Jadi Bos BUMN, Roy Suryo Skakmat Politisi PDIP soal Jokowi: Jangan Asal Bapak Senang

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Lailatun Niqmah
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved