Kabar Tokoh
10 Pernyataan Pro dan Kontra terkait Wacana Ahok Jadi Bos BUMN, dari Rizal Ramli hingga Dahlan Iskan
Wacana pemerintah menjadikan BTP atau Ahok sebagai petinggi BUMN menuai banyak pro dan kontra dari tokoh dan pengamat politik di Indonesia
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
Ia kemudian menyebut beberapa masalah yang dimiliki oleh Ahok.
Pertama ia membahas kasus pembelian Rumah Sakit Sumber Waras.
dalam pembelian RS Sumber Waras diduga ada kasus korupsi yang mengindikasikan kerugian keuangan negara sebesar Rp 191 miliar.
"Pembelian Rumah Sakit Sumber Waras," kata Rizal.
Kemudian Rizal lanjut membahas soal pembelian lahan di Cengkareng.
Kasus tersebut berawal ketika Dinas Perumahan DKI membeli lahan seharga Rp 648 miliar dari pemilik bernama Toeti Noezlar Soekarno.
Namun penjual rumah kemudian mengaku hanya menerima Rp 448 miliar.
"Beli tanah di Cengkareng dari DKI," imbuhnya.
Lalu terakhir Rizal mengungkit pembelian bus import dari Tiongkok yang digunakan untuk Transjakarta.
"Kasus bus import dari Tiongkok," tambah Rizal.
Rizal menyimpulkan dari kasus-kasus tersebut, Ahok tidak memiliki kualitas untuk bekerja dengan jujur dan baik.
"Kasus-kasus itu menunjukkan dia tidak biasa dengan Good Governance," jelas Rizal.
Alasan kedua, Rizal menjelaskan penunjukkan Ahok untuk menjadi petinggi BUMN hanya akan mengundang masalah.
"Yang kedua, hari ini Indonesia sudah banyak masalah," kata Rizal.
• Kabar dan Penampilan Terkini Veronica Tan Mantan Istri Ahok, Gagas Kegiatan Musik di Rusun
Rizal mengatakan dahulu saat pemilihan gubernur, situasi sempat memanas karena Ahok.