Gempa Bumi
Peringatan Dini Tsunami Maluku Utara Dicabut, Gempa Susulan Terus Terjadi hingga Jumat Pagi
Peringatan dini tsunami di Maluku Utara telah dicabut pada Jumat (15/11/2019) pukul 01.45 WIB.
Penulis: Laila N
Editor: Mohamad Yoenus
TRIBUNWOW.COM - Peringatan dini tsunami di Maluku Utara telah dicabut pada Jumat (15/11/2019) pukul 01.45 WIB.
Dilansir TribunWow.com, peringatan dini tsunami dikeluarkan setelah adanya gempa berkekuatan 7,4 SR pada Kamis (14/11/2019) pukul 23.17 WIB.
Akan tetapi, gempa susulan masih terus terasa hingga Jumat pagi.
• Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Sulawesi Utara, Warga Malalayang Berlarian Keluar Rumah
Berikut pernyataan resmi BMKG mengenai hal tersebut.
*PERINGATAN DINI TSUNAMI AKIBAT GEMPABUMI TEKTONIK M=7,4 DI MALUKU UTARA DIAKHIRI*
*Kejadian dan Parameter Gempabumi:*
Hari Kamis, 14 November 2019 pukul 23.17.41 WIB wilayah Maluku Utara diguncang gempa tektonik.
Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempabumi ini memiliki parameter dengan magnitudo M=7,4 dengan kedalaman 10 km yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi M=7,1.
Episenter gempabumi terletak pada koordinat 1.67 LU dan 126.39 BT , atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 134 km arah Barat Laut Kota Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara pada kedalaman 73 km.
*Jenis dan Mekanisme Gempabumi:*
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya deformasi atau penyesaran dalam Lempeng Laut Maluku.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (Thrust Fault).
*Dampak Gempabumi:*
Guncangan gempabumi ini dirasakan di daerah Bitung dan Manado IV-V MMI (Getaran dirasakan hampir semua penduduk, orang banyak terbangun),
Gorontalo dan Ternate III-IV MMI (Dirasakan oleh orang banyak dalam rumah), di Buol II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).