Kabinet Jokowi
Jokowi: Jangan Menggigit Orang yang Benar dan Jangan Pura-pura Salah Gigit
Dalam Rakornas di SICC, Jokowi menyampaikan pesan pada seluruh jajaran pemerintahan dari pusat hingga daerah, apa pesannya?
Penulis: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) antara pemerintah pusat dengan forum komunikasi pemerintah daerah (Forkopimda) digelar di Sentul International Convention Center (SICC) Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11/2019).
Rapat yang dihadiri seluruh jajaran pemerintahan pusat maupun daerah itu dibuka oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Dilansir TribunWow.com dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (13/11/2019), Jokowi menyampaikan pesannya pada seluruh peserta yang hadir.

• Ungkap Kesan Pertamanya Sidang Kabinet Dipimpin Presiden, Prabowo: Jokowi Panglima Tertinggi Saya
"Jangan menggigit orang yang benar, kalau yang salah silakan digigit, dan jangan pura-pura salah gigit," ujar Jokowi diiringi tepuk tangan para hadirin.
Jokowi juga melanjutkan pesannya terkait pelaku usaha yang sedang mengembangkan bisnisnya.
"Jangan juga menggigit pejabat atau pelaku-pelaku bisnis yang sedang berinovasi demi kemajuan negara ini."
"Karena tugas saudara-saudara sekalian adalah mengigit siapapun yang memiliki niat buruk, untuk mengganggu agenda-agenda strategis bangsa kita," kata Jokowi.
Ia juga menegaskan tak segan-segan untuk menindak para aparat hukum yang bertindak sewenang-wenang terhadap pelaku usaha.
"Saya juga tidak akan memberikan toleransi, pada aparat hukum yang pekerjaannya hanya menakut-nakuti dan mengganggu inovasi, yang pekerjaannya justru memeras birokrat dan pejabat, ini saya sampaikan ini secara terbuka," tegas Jokowi.
Hal ini presiden sampaikan secara terbuka karena dirinya kerapkali mendengar kasus-kasus yang melibatkan aparat hukum tersebut.
Jokowi juga menyatakan dirinya akan menginventarisasi untuk kemudian dapat ditindaklanjuti oeh pimpinan aparat hukum seperti Kapolri ataupun Jaksa Agung.
"Nih ada ini, di Kejari ini, Kejati ini, di Polres ini, langsung pecat, copot gitu saja sudah," ucap mantan Wali Kota Solo ini.
Presiden juga meminta untuk menghentikan praktik kotor ini.
"Kayak gitu harus setop jangan diterus-teruskan," pinta Jokowi.
Tak hanya itu, TNI juga diminta Jokowi untuk menjaga kewibawaan TNI demi pertahanan negara.
"Kebesaran TNI harus digunakan untuk menjaga pertahanan,keamanan,persatuan. Kewibawaan TNI harus dimanfaatkan untuk mendukung agenda-agenda besar bangsa ini," kata presiden.