Kabinet Jokowi
Guru di Pedalaman Papua Tulis Surat Terbuka untuk Nadiem, Ceritakan Kondisi Sekolah hingga Pungutan
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mendapat sebuah surat terbuka dari Bumi Cendrawasih, bagaimana isinya?
Penulis: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Tak berhenti sampai di situ, ibu guru juga menulis tentang pungutan yang dilakukan pihak sekolah menjelang ujian nasional.
Hal ini ia ketahui saat seorang wali murid datang padanya dan meminta agar tidak memungut bayaran.
Ia lalu meminta pada Nadiem Makarim selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengatasi hal tersebut.
"Untukmu Bapak Nadiem Makarim, Menteri Pendidikan yang baru, kami sangat menantikan program kerja skala Nasional darimu untuk mencerdaskan anak-anak di pedalaman Indonesia," tuturnya.
Ia juga mengutip pernyataan Surya Paloh tentang Indonesia.
"Pak Surya Paloh pernah berkata dalam sebuah acara bertemakan Pertaruhan Sang Ideolog, saya mau lihat Indonesia yang seutuhnya," kata Diana.
"Saya mau lihat seiring dengan matahari yang terbit dari ufuk timur, suatu ketika dalama waktu yang tidak lama ada anak-anak Indonesia yang rambutnya keriting, kulitnya hitam jadi presiden di republik ini," tuturnya.
Dalam akhir suratnya, ia mengungkapkan harapannya mengenai anak-anak Papua di pedalaman Mappi.
"Namun untuk saat ini saya hanya ingin melihat buta huruf mati terkapar saat suara lantang anak-anak pedalaman Indonesia membaca buku," ujar Diana.
"Seiring dengan matahari yang terbit dari ufuk timur, saya ingin melihat anak-anak sekolah di pedalaman Mappi bisa menulis ceritra mereka dari pena dan kertasnya tanpa merasa sulit menyusun kata pada kumpulan aksara yang terbentang dari A-Z," pungkasnya.
(TribunWow.com/Fransisca Mawaski)