Kabinet Jokowi
Tidak Pernah Larang Gunakan Cadar, Menag: Saya Cuma Bilang Itu Bukan Ukuran Ketakwaan
Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan dirinya tidak pernah melarang penggunaan cadar di masyarakat.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Ananda Putri Octaviani
Pria kelahiran 1947 tersebut lanjut bercerita, ketika ada orang bertamu yang wajahnya tidak terlihat, dia akan mengusirnya.
"kalau ada orang yang bertamu ke rumah saya tidak kelihatan mukanya, tidak mau saya, keluar Anda," tambahnya.
Video selengkapnya dapat dilihat mulai menit 1.00
Respon PKB
Dikutip dari Tribunnews.com, Kamis (31/10/2019), Ketua DPP PKB Bidang Pertahanan dan Keamanan Yaqut Cholil Qoumas menganggap Menag tidak perlu mengurus soal pelarangan cadar.
Yaqut mengatakan soal radikalisasi, terorisme dan seterusnya bukan masalah busana dan apa yang dikenakan.
Ia menambahkan radikalisme dan terorisme berasal dari ideologi.
• Didebat Rocky Gerung soal Menag hingga Isu Radikalisme, Ade Armando: Kalau Anda Enggak Masalah, Fine
"Dari pada ngurusin yang tampak mending Menag itu ngurusin yang subtansial aja deh. Karena soal radikalisasi, soal terorisme dan seterusnya itu bukan soal penampakan, bukan apa yang keliatan, tapi ini soal ideologi," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (31/10/2019).
Yaqut kemudian membahas sejarah Indonesia yang turut dimerdekakan oleh ras Arab.
Ia mengatakan bukan hal yang salah ketika ada orang Indonesia yang mewariskan budaya Arab.
Menurut dirinya, hal yang paling penting adalah toleransi terhadap sesama.
"Indonesia kan dimerdekakan salah satunya oleh ras Arab juga. Sah-sah aja dong kalau ada budaya Arab, ada budaya Cina, Jawa dan lain-lain, sebaiknya saling menghargai. Itu lebih penting," ujar Wakil Ketua Komisi II DPR RI ini.
(TribunWow.com/Anung Malik)