Hari Sumpah Pemuda
Peringati Sumpah Pemuda, Sandiaga Uno Ajak Pemuda Guncangkan Dunia hingga Jokowi Beri Pesan
Sejumlah tokoh ikut memperingati Hari Sumpah Pemuda, yakni dari Politisi Partai Gerindra, Sandiaga Uno hingga Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Penulis: Atri Wahyu Mukti
Editor: Ananda Putri Octaviani
Melalui kolom komentar, Jokowi menyinggung soal ikrar para pemuda tetap menggema meski sudah 91 tahun berlalu.
Terkait itu, dirinya pun lantas melontarkan ajakan untuk para pemuda Tanah Air.
Ia meminta supaya para pemuda bisa kompak bersama membawa kebaikan untuk kemajuan Tanah Air.
Selain itu, ajakan tersebut juga sebagai pesan Jokowi untuk para pemuda sebagai generasi penerus.
Jokowi berpesan supaya para pemuda bisa menggerakan Indonesia menjadi lebih baik, hari ini hingga yang akan datang.
"Sudah 91 tahun berlalu, tapi ikrar pemuda Indonesia dari seluruh Nusantara yang berkumpul pada 28 Oktober 1928 itu tetap menggema hari ini.
Saya mengajak para pemuda bergandengan tangan, menggerakkan Indonesia, sekarang dan yang akan datang.
Di tangan pemuda lah negara ini akan maju," ujar Jokowi.
• Peringati Sumpah Pemuda, Forum Pemuda Betawi Tampilkan Silat, Lenong, hingga Gambang Kromong

Sementara dikutip dari Kompas.com, Sumpah Pemuda dirayakan setiap 29 Oktober 2019 untuk memperingati semangat persatuan pemuda-pemudi Indonesia.
Diketahui, Kongres Pemuda II digelar sebelumnya pada 27-28 Oktober 1928.
Sementara istilah 'Sumpah Pemuda' tidak muncul dalam putusan kongres tersebut, melainkan diberikan setelahnya.
Penetapan peringatan Sumpah Pemuda terjadi pada masa pemerintahan Presiden pertama, Ir. Soekarno pada 1959.
Ditetapkan setiap 28 Oktober Hari Sumpah Pemuda diperingati melalui Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959 tanggal 16 Desember 1959.
• Hari Sumpah Pemuda, Fadli Zon Bagikan Puisi yang Dibuatnya 33 Tahun Silam
Sumpah Pemuda sendiri dimaknai sebagai peringatan bersatunya para pemuda yang bergerak bersama untuk berjuang menuju Indonesia merdeka.
Sementara dalam Kongres II tersebut memiliki tiga rumusan masalah sebagai berikut:
Pertama: Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia.
Kedua: Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa satu, bangsa Indonesia
Ketiga: Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.
Rumusan sumpah sudah tertulis dan dibacakan dalam acara itu.
(TribunWow.com/Atri Wahyu Mukti)