Sumpah Pemuda
Peringati Sumpah Pemuda, Kabupaten Magelang Pecahkan Rekor MURI dengan Tari Soreng
Pemerintah Kabupaten Magelang menggelar peringatan Sumpah Pemuda, ada pemecahan rekor.
Penulis: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNWOW.COM - Sejumlah daerah di Indonesia hari ini memperingati hari Sumpah Pemuda, Senin (28/10/2019).
Tak terkecuali di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
Dalam peringatan kali ini, Pemerintah Kabupaten Magelang tak hanya menggelar upacara, tetapi juga pemecahan rekor MURI Tari Soreng dengan jumlah penari terbanyak.
Pemecahan rekor ini berlangsung di Lapangan drh. Soepardi Mungkid, Kabupaten Magelang dan disiarkan secara langsung oleh kanal YouTube Dinas Kominfo Kabupaten Magelang.
Sebelum pemecahan rekor, diadakan upacara peringatan Sumpah Pemuda.
Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Bupati Magelang, Zainal Arifin.
Ada hal unik di sini, seusai upacara, bupati melakukan inspeksi pada penari menggunakan kuda buatan.
Diberitakan TribunJogja sebelumnya, Rabu (16/10/2019), pemecahan rekor ini rencananya diikuti oleh sekitar 10 ribu peserta.
Para penari berasal dari kalangan pelajar sekolah, mahasiswa, seniman, dan masyarakat umum.
• 4 Wisata Indonesia Ini akan Jadi Fokus Jokowi di Tahun 2020, Satu di Antaranya Destinasi di Magelang
Hal ini diungkapkan oleh Plt Sekretaris Disdikbud Kabupaten Magelang Slamet Ahmad Husein.
"Ada sekitar 10 ribu penari soreng yang akan memecahkan rekor MURI dengan menari di sepanjang Jalan Soekarno Hatta pada Hari Sumpah Pemuda nanti," ujar Husein pada TribunJogja, Rabu (16/10/2019).
DIharapkan dengan adanya acara ini, selain untuk melestarikan kebudayaan daerah juga dapat menegaskan kembali cita-cita dan pergerakan kemerdekaan Indonesia melalui ikrar Sumpah Pemuda.
Tari Soreng merupakan tarian yang tercipta di sekitar lereng Gunung Merbabu dan Gunung Andong Kabupaten Magelang.
• Dosen Untidar Magelang Diduga Nyinyiri Penusukan Wiranto, Kemenpan RB dan BKN Sampai Kirim Surat
Tarian ini menceritakan kisah prajurit Adipati Aryo Penansang yang sedang berlatih perang.
Gerakannya yang energik dan penuh semangat serta musik yang menghentak, menggambarkan para prajurit yang gagah berani, bersiap untuk berperang.
Tarian ini pernah dibawakan oleh para seniman Kabupaten Magelang di Istana Negara saat peringatan HUT RI ke 74, Agustus lalu.
(TribunWow/Fransisca Mawaski)