Pilkada Serentak 2020
Gibran Serius Maju Pilwalkot Solo, Pengamat Sebut Jokowi Memudahkan Jalannya, Bandingkan dengan AHY
Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden Jokowi, mengaku ikut bersaing memperebutkan kursi wali kota Solo, tanpa bantuan ayahnya.
Editor: Lailatun Niqmah
Di sisi lain, pengamat politik dari Universitas Indonesia, Delia Wildianti meragukan itu semua atas kehendak Gibran semata.
Ia menyitir pernyataan Gibran yang pernah menolak masuk politik.
Janggal, kata Delia, Gibran yang semula tidak tertarik berpolitik, tiba-tiba menyatakan penuh tekad untuk maju dalam Pilwakot Solo.
"Saya rasa, pengaruhnya yang paling besar adalah kesempatan Jokowi untuk memudahkan jalan ini," kata Delia.
Keluarga Jokowi dinilai hanya punya kesempatan besar untuk me-regenerasi politik lima tahun ke depan, saat mantan wali kota Solo ini menjabat presiden untuk periode kedua, ujarnya.
Sebab, setelah lengser dari tahta, Jokowi tetap populer, tapi tak cukup berkuasa untuk menempatkan seseorang dalam jabatan strategis.
"Pasca ini konstelasi berubah, politik berubah, posisi Jokowi juga berubah," kata Delia.
Delia membandingkan dengan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang dianggap terlambat menempatkan anaknya dalam posisi strategis di pemerintahan.
"Kita lihat Pak AHY (Agus Harimurti Yudhoyono) belum berhasil meraih suatu posisi dalam skup pemerintahan, ya barang kali itu yang jadi pelajaran bagi Pak Jokowi," katanya.
• Beri Santri Hadiah Kemeja Gambar Prabowo dan Jokowi, Gibran Sebut Ada Pesan Persatuan Indonesia
Alasan Gibran ikut politik
Gibran Rakabuming mengatakan, dirinya kini terjun ke politik, karena menganggapnya lebih bermanfaat bagi banyak orang.
Ia beranggapan jika hanya menjadi pengusaha, maka lingkup orang yang bisa dibantunya hanya terbatas.
"Misal di katering saya punya CSR kursus Bahasa Inggris. Itu muridnya sudah ribuan. Kalau saya jadi pengusaha cuma ribuan itu saja yang bisa saya bantu," ujarnya seperti dilaporkan wartawan Fajar Sodiq untuk BBC News Indonesia di Solo.
Sementara ketika menjadi kepala daerah, ia punya bayangan akan membantu orang lebih banyak lagi.
"Tetapi, kalau saya terjun ke politik yang bisa saya bantu kalau di Solo ya 600 ribu orang melalui kebijakan saya," ungkapnya.