Kabinet Jokowi
AHY Tak Jadi Menteri, Pengamat Duga Ada Ketidakmauan Parpol Koalisi Besarkan AHY untuk Pilpres 2024
Pengamat komunikasi politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio menduga adanya ketidakmauan partai koalisi pendukung Jokowi membesarkan nama AHY.
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
AHY dinilai dapat menjadi lebih mandiri dengan menjadi oposisi.
"Itu pun akan membesarkan AHY kok, nggak masalah kalau menurut saya. Ambil juga lah sisi positifnya, biar AHY berjuang berpolitik dari awal dari nol. Saya rasa itu akan lebih baik juga dan bagus buat dia," ungkap Hendri.
• Wasekjen Demokrat, Andi Arief Tuding Megawati Punya Dendam pada SBY dan AHY, PDIP: Jangan Asal Bunyi
Sementara itu, Wakil Ketua Umum (Waketum) Demokrat, Syarief Hasan menilai bahwa tudingan Andi Arief hanya opini pribadi.
Syafief Hasan menegaskan bahwa Demokrat tak pernah menuding Megawati menghalangi AHY masuk ke dalam Kabinet Jokowi.
"Itu pribadi lah, Partai Demokrat tidak pernah punya asumsi seperti itu. Secara resmi tidak pernah mengatakan itu (Megawati halangi AHY masuk kabinet)," kata Syarief dikutip TribunWow.com dari Kompas.com pada Senin (27/10/2019).
Lantas, Syarief mengungkap hubungan antara Megawati dan SBY sekarang.
Syarief mengatakan, hubungan antar Ketua Umum partai tersebut baik-baik saja.
"Partai Demokrat melihat hubungannya baik-baik saja. Jadi itu pandangan pribadi," kata dia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (28/10/2019).
Selain itu, Syarief juga membantah bahwa Demokrat sudah menyodorkan AHY untuk masuk ke dalam menteri kabinet Jokowi.
Sedangkan, pertemuan antara SBY dengan Jokowi maupun Megawati hanya masalah sillaturahmi.
• AHY Tak Jadi Menteri lalu Megawati Dituding Dendam pada SBY, PDIP Minta Ingat Lagi Momen Teuku Umar

"Jadi apa yang terjadi sekarang itu, selama ini adalah merupakan hubungan komunikasi yang intens saja sebagai seorang negarawan, sebagai ketua umum partai dan sebagai mantan presiden," kata Syarief.
Kini pihaknya hanya ingin menghargai Jokowi yang telah menyusun Kabinet Indonesia Maju
"Kita harus hargai saya pikir itu. Mari kita berikan kesempatan kepada kabinet ini untuk bekerja secara maksimal," jelasnya.
Sekali lagi, Syarief menegaskan Demokrat tidak membahas masalah menteri pada Jokowi.
"Kita setelah pelantikan menteri tidak ada komunikasi," sambung Syarief.