Kabinet Jokowi
Soal Prabowo Masuk Kabinet Jokowi, Pengamat: Enggak Gampang dari Capres Tiba-tiba Jadi Menteri
Pengamat Militer dan Pertahanan menyebut tak mudah menjadi Prabowo Subianto yang kini menjadi menteri setelah sebelumnya bertarung di Pilpres 2019.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Rekarinta Vintoko
Connie menilai posisi yang kini dijabat Prabowo tidak lah mudah.
Menurutnya, posisi Prabowo sebagai Menhan semakin sulit karena statusnya yang dulu pernah menyalonkan diri sebagai presiden.
"Sekarang mau enggak mau Pak Prabowo harus belajar," kata Connie.
"Enggak gampang loh dari capres tiba-tiba jadi menteri."
Ia melanjutkan, Prabowo harus kembali belajar bersama menteri lain yang tergabung dalam Kabinet Indonesia Maju.
"Harus belajar berdiskusi, berdebat, menemukan solusi bersama menteri agama misalnya, bersama menteri dalam negeri, karena enggak bisa kerja sendiri," kata dia.
Connie lantas menyinggung paham radikalisme yang telah masuk dalam wilayah TNI.
"Kita kan mesti ingat di dalam TNI itu terpapar 30 persen radikalisme, dan bagaimana misalnya kita harus mendukung," tuturnya.
"Misalnya Pak Andhika sebagai Kasad ya, menindak tegas terhadap TNI yang melanggar."
• Datang ke Istana, Politisi PSI Surya Tjandra Ditunjuk Jokowi Jadi Wakil Menteri Bantu Sofyan Djalil
• Foto Jokowi-Maruf Amin di Gedung DPR Aceh Dicetak dengan Bahan Spanduk MMT
Connie menilai Prabowo perlu membuat sebuah program media sosial khusus untuk para TNI.
Hal itu menurutnya perlu dilakukan agar para TNI tak terpapar radikalisme.
"Dengan abad yang seperti sekarang mungkin Pak Prabowo bisa mendorong setiap program media sosial yang khusus untuk tentara," ujarnya.
"Jadi betul-betul terbatas penggunaannya, tetapi mereka masih bisa bergaul gitu."
Simak video selengkapnya berikut ini menit 6.10:
Dalam kesempatan itu, sebelumnya Connie juga menyatakan sangat mengapresiasi langkah Jokowi mengangkat Prabowo menjadi Menhan