Terkini Internasional

Harga Emas Capai Puncak Tertinggi Dalam Dua Minggu Terakhir, Berikut Daftarnya

Data ekonomi dai Amerika Serikat melemah sehingga membuat harga emas mencapai puncak tertinggi dalam kurun waktu 2 minggu terakhir, Jumat.

Harga Emas Capai Puncak Tertinggi Dalam Dua Minggu Terakhir, Berikut Daftarnya
commoditytrademantra.com
Ilustrasi emas murni yang mengalami kenaikan tertinggi 2 minggu terakhir pada Jumat (25/10/2019). 

TRIBUNWOW.COM - Data ekonomi dai Amerika Serikat melemah sehingga membuat harga emas mencapai puncak tertinggi dalam kurun waktu 2 minggu terakhir, Jumat (25/10/2019).

Melemahnya data ekonomi AS meningkatkan harapan penurunan suku bunga The Fed.

Mengacu Bloomberg pukul 23.10 WIB, harga emas hari ini di pasar spot naik 0,64% menjadi US$ 1.501,63 per ons troi. Harga emas berjangka AS naik 0,46% ke posisi US$ 1.502,60 per ons troi.

"Kenaikan yang emas dapatkan sekarang adalah karena penurunan penjualan barang tahan lama di AS," kata Bob Haberkorn, Senior Market Strategist RJO Futures, kepada Reuters.

"Ada kesalahan dalam beberapa minggu terakhir pada angka-angka ini, baik penjualan ritel atau barang tahan lama, dan beberapa angka PMI. Secara keseluruhan, itu memberikan dukungan untuk penurunan suku bunga The Fed sebelum akhir tahun," ujar dia.

Penyebab Harga Emas Dunia Turun Selama Tiga Hari Berturut-turut

Data terbaru menunjukkan, pesanan baru untuk barang-barang modal utama buatan AS pada September lalu turun lebih dari yang pasar harapkan dan pengirimannya juga menurun.

Semakin menambah kekhawatiran atas kesehatan ekonomi global, aktivitas bisnis zona euro mengalami stagnasi pada Oktober karena permintaan yang layu mengacu sebuah survei yang keluar Kamis (24/10).

Bank-bank sentral secara global menghadapi tekanan yang meningkat untuk memberikan dukungan moneter bagi perekonomian yang lesu karena perang dagang AS-China yang terus meminta korban pada perdagangan dan sentimen bisnis.

The Fed sudah memangkas suku bunga dua kali pada tahun ini. Dan, investor saat ini melihat potensi penurunan lain ketika para pembuat kebijakan bank sentral AS akan bertemu minggu depan.

Suku bunga AS yang lebih rendah memberikan tekanan pada dolar dan imbal hasil obligasi. Buntutnya, meningkatkan daya tarik emas.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Tiffany Marantika Dewi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved