Kabinet Jokowi
Arief Poyuono Ogah Prabowo Disebut Pembantu Jokowi, Debat dengan Adian Napitupulu hingga Studio Riuh
Perdebatan terjadi antara politisi PDIP, Adian Napitupulu dengan Wakil Ketua Umum Gerindra, Arief Poyuono.
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Tiffany Marantika Dewi
"Tetapi itu saya pikir agak sulit ya, karena Ketua Umum akan berbeda kalau Ketua Umumnya tidak jadi menteri, jadi lain, tetep kontrol dalam kekritisan partai walau di bagian dari kabinet, bagian dari koalisi," ungkap Adian
"Nah begitu ketua umumnya jadi menteri, hilang, ndak akan jadi kritis," sambungnya.
"Bisa," bantah Arif.
"Endak bisa," kata Adian lagi.
"Bisa," bantah Arif lagi.
Lihat videonya mulai menit ke-6:30:
Adian Napitupulu Tolak Jadi Menteri Jokowi
Politisi PDIP Adian Napitupulu mengungkapkan alasan mengapa dirinya menolak tawaran menjadi menteri.
Dilansir oleh TribunWow.com, hal tersebut ia sampaikan dalam acara Mata Najwa, Rabu (23/10/2019).
Awalnya, presenter Najwa Shihab lebih dulu meminta Ketua DPP PKS Aboe Bakar Al Habsyi memberikan penilaian terkait komposisi menteri Jokowi.

• Buru-buru Ingin Tengok Kantor Kementerian, Prabowo Subianto Mengaku akan Pelajari Situasi
• Menteri Edhy Prabowo ke Pegawai KKP: Saya Diterima atau Ditolak? Saya Datang Kok Diam, Kenapa Ini?
"Oposisi kasih nilai berapa komposisi menteri hari ini yang dilantik," tanya Najwa Shihab.
"Kalau oposisi enggak boleh kasih nilai baik selalu," ujar Aboe bakar.
"Jadi paling tidak saat ini kita kasih 50 persen lah ya, kalau nilainya 10 terbaik, ya 5,5 lah," imbuhnya.
Najwa Shihab lantas menyebut itu angka yang sangat kecil.
"Tidak lulus itu kalau 5,5, " celetuk Najwa Shihab yang diiyakan oleh Aboe Bakar.