Bencana Kabut Asap Karhutla
Harimau Sumatera Mulai Berkeliaran di Desa, Karhutla Meluas hingga Taman Nasional Berbak Sembilang
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi, masih terjadi.
Editor: Claudia Noventa
Sementara itu perwakilan BKSDA Tanjab Timur, Faried saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp nya menuturkan, terkait isu harimau tersebut saat ini masih ditangani oleh pihak TNBS.
"Ia mas. Saat ini sedang ditangani oleh pihak TNBS," ujarnya singkat.
• Karnaval Budaya setelah Pelantikan Presiden 20 Oktober 2019 Dipastikan Batal karena Dilarang Jokowi
Harimau 3 meter di Mestong
Beberapa waktu lalu, warga Desa Suka Maju, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muarojambi, Jambi, heboh dengan kabar munculnya Si Raja Hutan alias harimau.
Informasi yang dihimpun Tribunjambi.com dari warga sekitar, harimau berkeliaran di area lahan sawit sebuah perusahaan pada Selasa (17/9) sekira pukul 13.00 WIB.
Disebutkan juga bahwa harimau yang muncul panjangnya sekira 3 meter.
Sejak mendapatkan kabar harimau berkeliaran itu beredar, perangkat desa setempat bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam ( BKSDA), Bhabinkamtibmas, Babinsa dan warga melakukan pencarian.
Kabar ini munculnya harimau itu dibenarkan oleh Camat Mestong, Syaifullah.
Ia menyebutkan informasi keberadaan harimau pertama kali didapatkan dari warga setempat.
Saat ini, BKSDA Provinsi Jambi bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa sedang berada di lokasi.
"Kita bersama dengan pihak desa, BKSDA Provinsi, Bhabinkamtibmas dan Babinsa bersama dengan masyarakat melakukan pencarian sampai malam. Kalau saya sampai jam delapan, karena ada urusan. Kalau tim lain masih lanjut tadi malam," ujarnya.
• Jelang Pelantikan Presiden, Ini Reaksi Jokowi saat Ditanya soal Kelanjutan Rencana Perppu UU KPK

BKSDA Provinsi Jambi bersama dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa, perangkat desa dan masyarakat telah melakukan penelusuran terhadap wilayah yang diduga ditemukannya harimau, Kamis (19/9).
Berdasarkan penelusuran, BKSDA Provinsi Jambi memastikan bahwa tidak ada jejak yang membuktikan adanya hewan buas tersebut. Hal ini disampaikan oleh Camat Mestong, Syaifullah saat dikonfirmasi Kamis malam (19/9).
"Jadi sudah dilakukan penelusuran di hari terakhir ini, BKSDA sudah menyimpulkan dan memastikan bahwa tidak ada hewan tersebut," ujarnya.
• Presiden Jokowi Unggah Perjuangan Berbagai Kalangan Padamkan Api Karhutla: Segenap Upaya Ditempuh
Peristiwa di Merangin